Home / Pendidikan

Senin, 9 Desember 2019 - 12:45 WIB

Wah Ternyata Ujian Nasional Hanya Jadi Ladang Bisnis

Poto Nadiem Makarim

Seperti dikatakan Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kemendikbud Doni Koesoema, bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud sedang melakukan kajian tes assessment kompetensi murid sebagai bentuk evaluasi proses belajar, ketika Ujian Nasional dihapus.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menduga, nantinya hanya istilah Ujian Nasional yang dihapus, tetapi formatnya tidak akan jauh berbeda dengan Ujian Nasional yang selama ini sudah diterapkan.

Baca  Siswa di Pelosok Harus Naik Gunung demi Sinyal untuk Belajar Online

Alasan Ramli karena selama ini sudah banyak pihak yang diuntungkan dengan pelaksanaan Ujian Nasional. Ramli juga menduga, Nadiem mendapat banyak tekanan setelah menyatakan akan menghapus Ujian Nasional.

“Saya curiga Mendikbud Nadim mendapat tekanan dari banyak pihak terutama yang terlibat dan mendapatkan keuntungan dari Ujian Nasional ini,” kata Ramli, Senin (2/12).

Baca  Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung

Menurut Ramli, Ujian Nasional bisa menjadi lahan bisnis karena anggaran yang besar, di mana pelaku proyeknya akan mendapatkan keuntungan besar.

Selain itu, ada pihak lain lagi yang berhubungan dengan Ujian Nasional, yang selama ini juga mendapatkan keuntungan. Misalnya penyelenggara bimbingan belajar dan baik online maupun offline, percetakan juga diuntungkan.

“Dengan adanya UN bimbingan-bimbingan di sekolah juga diuntungkan. Kalau Ujian Nasional ditiadakan, siswa tidak lagi dipungut bayaran (biaya bimbingan di sekolah, red).

Baca  708.963 atau 47 Persen Guru Honorer Tak Bisa Nikmati Gaji dari Dana BOS

Jadi sesungguhnya penghapusan Ujian Nasional ini banyak memberikan manfaat karena mudaratnya jauh lebih besar,” terangnya

Share :

Baca Juga

Global

Sekolah Diliburkan Akibat Corona, Kelas Online Diaktifkan

Pemerintah

708.963 atau 47 Persen Guru Honorer Tak Bisa Nikmati Gaji dari Dana BOS

Pendidikan

Kecewa, Ketum IGI Serukan Guru Honorer Bersatu Tinggalkan Ruang Kelas

Pendidikan

Sekolah TK di Jakarta Ini, SPP Saja Ratusan Juta; Warganet Heboh!

Pendidikan

Keluhan Orangtua, Kenapa SPP Ditagih Padahal Anaknya Belajar dari Rumah

Pendidikan

Madrasah Dirobohkan TNI, Kok Bisa? Begini Cerita Sebenarnya

Pemerintah

Perpres PPPK Belum Jelas, Kabar Baiknya dari Kepala BKN Ini

Global

Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung