Home / Global

Minggu, 29 Maret 2020 - 11:45 WIB

Wah, Malaysia Gratiskan Internet dan Diskon Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Corona

Muhyiddin Yassin Resmi Jadi PM Malaysia. ©2020 Malaysia Information Department/Maszuandi Adnan/Handout via REUTERS

Muhyiddin Yassin Resmi Jadi PM Malaysia. ©2020 Malaysia Information Department/Maszuandi Adnan/Handout via REUTERS

BERITAWAJO.COM – Pemerintah Malaysia bersama perusahaan telekomunikasi akan memberikan layanan internet gratis kepada seluruh warga Malaysia mulai 1 April mendatang di masa Perintah Kawalan Pergerakan Malaysia 2020 dalam menyikapi pandemi corona.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan pemerintah sudah mengalokasikan dana sebesar 600 juta ringgit atau setara Rp 2,2 triliun untuk program bernama Paket Stimulus Ekonomi Prihatin Rakyat.

“Untuk industri telekomunikasi dan multimedia, sejumlah paket akan diluncurkan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan telekomunikasi,” kata Muhyiddin dua hari lalu, seperti dilansir laman New Straits Times, Jumat (27/3).

Baca  Jokowi Sepelekan Covid-19 Tanpa Pencegahan, Pengamat: Tuhan Sudah Kasih Kesempatan, Inilah Hasilnya¬†

“Di antara paket itu ada tambahan 400 juta ringgit yang akan diinvestasikan untuk meningkatkan cakupan jaringan internet dan kemampuan memberikan jaringan telekomunikasi yang berkualitas,” kata Muhyiddin.

Tak hanya itu pemerintah juga sudah menyiapkan dana 350 juta ringgit untuk memberikan potongan biaya tagihan pembayaran listrik sebesar 15 dan 50 persen kepada semua rakyat Malaysia dengan maksimal penggunaan 600 kilowatt per bulan.

Baca  Ngeri! Putus Mata Rantai Virus Corona, Pejabat Korut Ditembak Mati

Jumlah itu, tutur Muhyiddin, adalah tambahan bantuan dana sebesar 500 juta ringgit yang sudah diumumkan untuk paket stimulus ekonomi sebelumnya dengan menyediakan potongan tagihan listrik sebesar 15 persen untuk sektor industri dan dua persen diskon untuk sektor komersil, industri, pertanian, dan rumah tangga yang dimulai 1 April nanti.

“Diskon sebesar 50 persen tagihan listrik untuk penggunaan di bawah 200 kilowatt, 25 persen untuk pemakaian dari 201 sampai 300 kilowatt dan 15 persen diskon untuk pemakaian 301 sampai 600 kilowatt,” kata dia.

Baca  Politikus Ini Bikin Geger Minta Puasa Ramadan Ditangguhkan

“Semua potongan ini akan mulai diterapkan dalam periode enam bulan mulai bulan depan. Sementara dua persen diskon tagihan listrik seperti tertuang dalam pengumuman sebelumnya bisa terus dilanjutkan untuk semua rumah tangga.”

Sumber

Share :

Baca Juga

Global

Satu Lagi Negara Tertipu Pemasok Tes Cepat Impor dari China

Global

Trump Bersumpah Bakal Buat China Tanggung Jawab soal Corona

Global

Politikus Ini Bikin Geger Minta Puasa Ramadan Ditangguhkan

Global

Terbongkar! Lab Virus Wuhan Masih Simpan 1500 Virus Mematikan, Diungkap Peneliti Senior

Global

Imam Masjid Ini Dicopot Karena Tiadakan Shalat Jamaah

Global

Viral! Akibat UU “Anti Islam”, India Dilanda Kerusuhan Hebat

Global

NASA Akan Kirim Astronot di Waktu Paling Utama untuk Shalat Tahajud

Global

Arab Sumbang 20 Ton Alat Medis untuk Indonesia Tangani Corona