Home / Internasional

Sabtu, 14 Desember 2019 - 08:13 WIB

Viral! Akibat UU “Anti Islam”, India Dilanda Kerusuhan Hebat

BERITAWAJO.COM – Pasca pemerintahnya mengesahkan Undang-Undang (UU) Amandemen Warga Negara, yang dianggap anti-Muslim, India dilanda kerusuhan hebat pada Jumat (13/12/2019).

Seperti dilaporkan AFP yang penulis kutip dari CNBC Indonesia, terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa dengan pihak kepolisian di wilayah India timur laut. Polisi bahkan sampai menggunakan senjata api dan mengeluarkan tembakan demi membubarkan pendemo.

Akibat kerusuhan, dua orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka.

“Beberapa dari orang-orang itu dibawa dengan luka-luka karena peluru. Dua dari 21 orang itu telah meninggal,” kata Ramen Talukdar, seorang dokter di rumah sakit tempat para pasien di bawa.

Untuk mencegah kerusuhan menyebar, otoritas federal mengerahkan ribuan paramiliter dan memblokir akses internet seluler di wilayah itu. Beberapa jalan raya di wilayah itu juga diblokir untuk mencegah penyebaran protes.

UU yang menjadi sumber kericuhan merupakan bagian dari agenda nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi.

Kelompok Islam, oposisi, kelompok hak asasi manusia menganggap UU itu bertujuan untuk memarginalkan 200 juta Muslim di India. Namun, Modi telah membantah tuduhan ini.

Menanggapi hal ini, Amnesty International mengatakan undang-undang itu bersifat fanatik. Lembaga itu juga menyerukan agar UU itu segera dicabut.

Share :

Baca Juga

Internasional

Terungkap, Ternyata Pasar Inilah Asal Muasal Virus Corona

Internasional

Jimly Asshiddiqie Usul Penenggelaman Kapal Asing Dilanjutkan

Internasional

Raja Salman Mengizinkan Jamaah Mengitari Ka’bah Tanpa Boleh Menyentuhnya

Internasional

Sempat Dinyatakan Sembuh, Pria Ini Meninggal Karena Corona

Internasional

Baru: Larangan Terbang Saudi untuk 52 Negara Termasuk Indonesia

Internasional

Ajak Semua Orang Kembali Pada Tuhan, Trump Tetapkan Hari Berdoa Nasional

Internasional

1.247 Warga Tiongkok Dapat Izin Tinggal Terpaksa di Indonesia, 118 WNA Ditolak Masuk

Internasional

AS Ancam Serang 52 Target Utama di Iran