Home / Islam

Minggu, 12 April 2020 - 17:38 WIB

Ustadz Adi Hidayat: Jenazah Pasien Covid-19 Syuhada, Tidak Boleh Ditolak

JAKARTA – Pada pekan ini, penolakan jenazah pasien Covid-19 masih saja terjadi. Tidak hanya jenazah warga, oknum provokator juga menolak jenazah perawat yang sudah bertugas di garda terdepan untuk melawan virus mematikan tersebut. Kejadian tersebut diketahui terjadi di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/4).

Sekelompok oknum warga diketahui menolak jenazah untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Siwarak, Lingkungan Siwakul, Kelurahan Bandarjo, Ungaran Barat. Tiga oknum tersangka pelaku penolakan pemakaman jenazah pun ditolak polisi.

Baca  Lagu Populer Aisyah Istri Rasulullah Tuai Kontroversi, Apa Kata Buya Yahya?

Ustaz Adi Hidayat (UAH) lewat akun Instagram resmi @adihidayatofficial mengatakan, sikap Muslim beriman tidak mungkin menolak jenazah tersebut.

“Jangan pernah sekali-kali jika anda Muslim orang beriman menolak jenazah khususnya orang beriman Muslim untuk dimakamkan di pemakaman yang telah tersedia. Jangan sekali-kali lakukan. Khususnya bagi yang wafat terkena Covid ini,”ujar pendiri Al Akyhar Institute tersebut yang dirilis pada Sabtu (11/4).

Petugas bersiap menurunkan jenazah pasien COVID-19 dari mobil ambulans saat akan dimakamkan di pemakaman Macanda, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2020). Jumlah pasien positif COVID-19 di Sulsel per hari Minggu (5/4) telah mencapai 80 kasus, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak sembilan orang, sementara kasus kematian sebanyak enam orang. – ( ANTARA/Abriawan Abhe)

Menurut Ustaz Adi Hidayat, Muslim yang meninggal dunia karena wabah dimuliakan Allah SWT dengan statusnya sebagai syuhada. Di dalam hadis Rasulullah SAW, dia disebut sebagai Math’un.

Baca  Mengharukan! Masyarakat Hindu India Ini Membentuk Pagar Melindungi Umat Islam Shalat Jumat

Dari Abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Syuhada’ (Orang yang mati syahid) ada lima, yaitu: Orang yang terkena wabah penyakit Tha’un, orang yang terkena penyakit perut, orang yang tenggelam, orang yang tertimpa reruntuhan bangunan dan yang mati syahid di jalan Allah. “ (HR Al Bukhari (2.829), Muslim (1.914), At Tirmidzi (1.063), Ibnu Majah (2.804), dan Ahmad (2/533).

Baca  Aneh! Sudah Meninggal, Pasien Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

Mereka yang wafat karena wabah setara dengan orang yang melakukan jihad. Ustaz Adi mengungkapkan, dia diisolasi supaya orang lain tidak tertular dengan virus. Dia dikarantina agar melindung masyarakat.

“Karena itu ketika dia wafat Allah memberikan dia apresiasi. Dia diberikan pahala syahid akhirat. Nilainya mati syahid. Allah mengangkat orang ini dengan syahid akhirat dan ada menolaknya, anda siapa?”

Sumber

Share :

Baca Juga

Islam

Jenazah Korban Corona Banyak Ditolak, Habib Rizieq Menyerukan Hal Ini Kepada Umat Islam! 

Islam

Kisah Sedih, Makan Malam Terakhir Seorang Ibu dengan Anaknya

Islam

Negara dengan Waktu Puasa Tersingkat di Dunia

Islam

Hewan Dabbah Ini Akan Muncul di Mekkah Sebagai Tanda Kiamat Makin Dekat!

Islam

“Saya Tidak Takut Corona Saya Takut Pada Allah,” Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad

Islam

Anggota DPR Usul Dana Haji Dipakai Tangani Corona

Islam

Belajar Islam Menyenangkan Lewat Komik Lucu

Islam

Hukum Shaf Renggang dalam Shalat Berjamaah Karena Takut Covid 19