Home / Nasional

Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:09 WIB

UAS Sebut Corona Adalah Tentara Allah, Ruhut Bilang Begini

BERITAWAJO.COM – Mantan politikus Partai Golkar sekaligus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengkritisi klaim yang mengatakan virus corona merupakan tentara Allah. Ruhut menilai pernyataan tersebut menggiring opini berbahaya.

Ruhut melalui cuitan di akun Twitter pribadinya menyindir pihak yang melontarkan pernyataan tersebut, tanpa menyebut identitas pastinya.

“Virus corona kau bilang Tentara Allah hati-hati Gusti ora sare siapapun kau mulutmu harimaumu,” tulis Ruhut, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (29/2/2020).

Ia mengatakan orang yang bersangkutan hobi menjual agama dan membodohi pengikutnya. Mestinya, orang tersebut lebih waspada bertutur kata.

Baca  Sri Mulyani Amankan THR dan Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri. Ketua Korpri: Menyumbang Lebih Baik!

“Selama ini kau suka ngomong sesuka-sukamu menjual agama menghina umat lain & membodoh bodohkan pengikutmu waspada waspadalah bertutur kata. Merdeka,” imbuhnya.

Sementara dalam cuitan selanjutnya, Ruhut mengingatkan bila sebagian negara di dunia telah terancam virus corona.

Ia pun mengajak publik serempak memanjatkan doa supaya wabah virus membahayakan tersebut segera berakhir.

Baca  Din Syamsuddin: Jangan Larang Umat ke Masjid, Tapi Izinkan Orang Menumpuk di Bandara

Seperti ceramah yang disampaikan UAS dalam unggahan video kanal YouTube HajiNews TV, Selasa (11/2/2020). Dalam ceramah yang disebut-sebut berlangsung di Malaysia itu, UAS membahas bukti rasa sayang Allah SWT kepada hambaNya.

“Allah memang sayang kepada umat ini. Umat kehilangan kekuasaan, umat kehilangan kesultanan, umat kehilangan khalifah. Sekarang umat kehilangan membaca Al-quran dan berdzikir,” kata UAS.

Ia mengatakan, “Tapi Allah masih kasihan, ‘Aku masih iba lihat kamu,’ kata Allah”.

Baca  Brigadir Jenderal Esmail Qaani Jadi Komandan Pasukan Elit Quds, Ini Ancamannya

UAS lalu mengaitkan kasih sayang Allah tersebut dengan wabah virus corona yang mengancam warga di dunia belakangan ini. Ia menyebut, virus corona sebagai tentara Allah yang melindungi muslim Uighur.

“Maka (umat) ditolong Allah dengan berbagai macam tentra (tentara–red). Macam-macam tentara Allah datang, adapula tentara yang terakhir datang bernama corona. Orang yang berada di Uighur tak terkena virus ini. Banyak orang terheran-heran apa sebabnya,” kata UAS.

Share :

Baca Juga

Nasional

Mahfud Sebut Beda Data Corona karena Pemda Telat Lapor

Nasional

Pemerintah Diminta Tuntut China soal Mayat ABK WNI Dibuang ke Laut

Nasional

Mantan Suami Menhan, Ini Doa Titiek Soeharto untuk Prabowo

Nasional

Izinkan 500 TKA China Masuk Indonesia Saat Pandemik, PB HMI: Kera di Hutan Disusui, Anak Di Rumah Mati Kelaparan 

Nasional

Agenda Reuni 212 Bahas Ini, dari Kasus Hukum Sukmawati Hingga Isu Kepulangan Habib Rizieq

Nasional

Faisal Basri Heran Banyak Menteri ‘Jegal Gubernur Anies’ Agar Tidak Lockdown Jakarta

Nasional

Roy Suryo Unggah Jejak Digital Dirut TVRI soal Gerwani, Organisasi yang Berafiliasi dengan PKI

Nasional

Sri Mulyani: Pembayaran DBH ke DKI Setelah Audit BPK. Ketua BPK: Tak Ada Hubungannya!