Home / Nasional

Rabu, 1 April 2020 - 08:28 WIB

Tidak Semua, Ini Syarat Menikmati Listrik Gratis dari Jokowi

BERITAWAJO.COM – Pemerintah menyisihkan anggaran untuk memberikan listrik gratis kepada masyarakat di tengah dampak sosial dan ekonomi dari pandemi virus corona. Setruman listrik dari PLN secara cuma-cuma ini tidak dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Berikut rangkuman syarat dan ketentuan bagi penerima manfaat listrik gratis.

Pertama, listrik gratis hanya dapat dinikmati oleh golongan pelanggan dengan kapasitas daya listrik 450 Volt Ampere (VA). Data PT PLN (Persero) mencatat terdapat 24 juta pelanggan listrik 450 VA yang merupakan masyarakat golongan menengah ke bawah.

Baca  Anggota DPR Usul Dana Haji Dipakai Tangani Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap listrik gratis dapat membantu masyarakat ekonomi bawah untuk berjuang melawan dampak ekonomi virus corona.

Kedua, untuk pelanggan dengan daya 900 VA, akan mendapatkan diskon 50%. Pelanggan dengan daya seperti ini berjumlah 7 juta pelanggan

“Artinya hanya bayar separuh untuk April,Mei, dan Juni 2020” ujarnya Jokowi, Selasa (31/1).

Baca  Mantan Suami Menhan, Ini Doa Titiek Soeharto untuk Prabowo

Ketiga, fasilitas listrik gratis bagi pelanggan 450 VA dan diskon separuh harga bagi golongan 900 VA bersubsidi, hanya berlaku tiga bulan, April, Mei dan Juni 2020.

Bagaimana mekanisme syarat diskon listrik gratis, seperti pengguna voucher dan pembelian daya pasca bayar?

Pihak PLN selaku pelaksan, pembebasan tagihan untuk pelanggan 450 VA dan keringanan tarif listrik 50 persen tersebut akan memberikan info lebih lanjut setelah dibicarakan dan dikoordinasikan.

Baca  Jika Tak Diintervensi, 1.046 ODP Akan Mudik dari Jakarta

PLN menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah menggratiskan tarif listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 VA. Mereka juga menyatakan siap memberikan diskon harga 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan tarif gratis dan keringanan tarif tersebut akan berlaku selama tiga bulan, yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Sumber

Share :

Baca Juga

Nasional

Ahok Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru, Ini Kata Sandiaga!

Global

Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung

Nasional

MUI Usul Pemerintah Berlakukan Lockdown, Tunda Ibukota Baru dan Gunakan Anggaran Infrastuktur Hadapi Wabah Corona

Nasional

JK Sentil Jokowi: ‘Berdamai dengan Corona’ Damai Itu Kesepakatan Kedua Belah Pihak!

Nasional

Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

Nasional

PLN Membantah Tarif Listrik Naik, Tapi Kenapa Tagihan Melonjak?

Nasional

Tidak Ada Unggahan Duka Jokowi untuk Djoko Santoso, Adhie Massardi: TNI Memang Lebih Dekat ke Rakyat
Indonesia Belum Turunkan Harga BBM

Nasional

Pengamat: BBM Belum Turun Permainan Siapa, di Mana Ahok?