Home / Politik

Senin, 27 April 2020 - 18:36 WIB

Tidak Perlu Puji Jokowi, Prabowo Cukup Buktikan Kinerja Jadi Menteri

Jakarta – Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam curiga atas pernyataan Prabowo Subianto yang memberikan pujian kepada Presiden Joko Widodo.

Padahal kata Saiful, pujian tersebut tidak perlu keluar dari sosok Prabowo Subianto, melainkan untuk membuktikan kerjanya sebagai Menteri Pertahanan.

“Prabowo mengatakan demikian hanya ingin diakui bahwa ia juga bekerja dan mendukung pemerintahan Jokowi, menurut saya tidak perlu, buktikan saja dengan kerja,” ucap Saiful Anam, Senin (27/4).

Baca  Fraksi PKS Sendirian Tolak Perppu Corona, Kok Bisa?

Bahkan kata Saiful, seketika Prabowo membuat video dan mengeluarkan pernyataan tersebut membuat ia curiga ada sesuatu di lingkaran Presiden Jokowi dengan para menterinya.

“Untuk apa koar-koar dipublikasikan di publik?, itu menandakan ada apa kok sampai seperti itu? Jangan-jangan memang ada saling kecurigaan antar satu sama lain,” kata Saiful.

Sehingga, lanjutnya, Prabowo Subianto maupun Partai Gerindra sudah akan sulit pada Pilpres 2024 nanti memperoleh suara banyak lantaran akhirnya memilih bergabung dengan pemerintahan Jokowi.

Baca  Prabowo; Terkait Corona Saya Selalu Diajarkan untuk Menghadapi Situasi Paling Buruk

“Menurut saya Prabowo kartu mati, rakyat mencatat ketidakkonsistenan beliau dalam politik. Tidak hanya Prabowo, Gerindra juga dicatat oleh sejarah bahwa tidak konsisten dalam politik,” katanya.

“Saya kira selesailah Prabowo dan Gerindra pemilu 2024, rakyat sudah tau apa dan siapa ia. Kalaupun dipaksakan tetap nyapres, sulit sekali,” pungkasnya. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Politik

Ahmad Riza Jadi Calon Wakil, Politikus Gerindra Bela Anies Baswedan

Politik

Kepala Daerah Doyan Mutasi untuk Kepentingan Politik, Ini Warning Wapres
Anies Dikeroyok 3 Menteri

Politik

Anies Dikeroyok 3 Menteri, Fraksi Demokrat DKI: Mereka Baru Bangun Tidur

Politik

Iuran BPJS Naik. Pengamat: Prabowo Masih Berani Bersaksi Jokowi Perjuangkan Rakyat?

Politik

Damai Hari Lubis: Harusnya yang Dicopot Ahok, Bukan Refly Harun!

Politik

Pramono Tak Ingin Jokowi Senasib Gus Dur, Arief Poyuono Bilang Seperti Ini

Politik

Ditanya Kesiapan Jadi Capres 2024, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti

Politik

Erick Thohir Copot Refly Harun dari Kursi Komut Pelindo I. Apa Kata Refly?