Home / Daerah

Jumat, 15 Mei 2020 - 01:09 WIB

Tidak Betah Dikarantina, 10 Pasien COVID-19 Kabur Lewat Samping

Sepuluh pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani karantina di Sahid Hotel Ternate, Maluku Utara sempat berusaha kabur.

Koordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut, Muliadi Tutupoho membenarkan sepuluh pasien COVID-19 yang sebagian besar jemaah tablig itu tiba-tiba memilih untuk kabur dari tempat karantina di hotel karena merasa tidak betah dan merasa jauh dari keluarga mereka.

“Mereka merasa tidak betah selama berada di dalam ruangan karantina, sehingga mereka kabur, karena tidak ada petugas, mereka memanfaatkan kesempatan untuk kabur dari ruang karantina dan keluar hingga ke jalan raya, tetapi setelah diberi pemahaman, mereka dapat kembali ke tempat karantina,” kata Muliadi.

Baca  MUI: Wilayah yang Masih Zona Hijau Boleh Gelar Shalat Jamaah Termasuk Tarawih dengan Catatan

Dia menjelaskan, mereka ini tiba-tiba keluar dari samping tempat karantina Sahid Hotel dan petugas yang tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) tak berani mendekati dan hanya mengarahkan mereka agar tidak keluar.

Kemudian petugas dengan menggunakan APD lengkap mendatangi mereka dan memberikan pemahaman, sehingga mereka yang berasal dari Halmahera Utara, Tidore Kepulauan dan Kota Ternate bersedia ini kembali ke Sahid Hotel.

Baca  Ratusan Orang Bertahan di Masjid Kebon Jeruk, Enggan Pindah ke RS Darurat Corona

Terkait kondisi psikologi para pasien COVID-19 itu, maka Gugus Tugas Malut telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota agar menyediakan tempat karantina, karena prinsipnya mereka ingin dekat dengan keluarga.

Berdasarkan video amatir yang direkam oleh warga setempat, sepuluh pasien tersebut satu per satu keluar dari pintu hotel yang tidak terjaga oleh tim petugas, mereka leluasa keluar hingga sampai ke jalan raya, tetapi petugas dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut langsung menghalau mereka saat berada di jalan raya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut mencatat, saat ini pasien sembuh COVID-19 mencapai delapan orang, tiga orang meninggal COVID-19 yakni kasus 58 (RMN) meninggal pada 30 April 2020 di Halmahera Selatan, kasus 76 (AH) meninggal 12 Mei 2020 di Kota Ternate dan (YN) kasus 61 meninggal 13 Mei 2020 di Halmahera Utara.

Baca  Halo Ibu Risma, Tak Lagi Merah, Kota Surabaya Sudah Zona Hitam

Dia menyatakan, telah menerima hasil specimen dari laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Manado dan 23 orang terkonfirmasi positif sehingga Malut miliki 77 pasien COVID-19. (jpnn)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pedagang Positif Corona, 2 Pasar di Palembang Ditutup

Daerah

Berjubel Belanja di Mall, Kini Pembeli Cemas, Seorang Kasir Terbukti Positif Corona

Daerah

Ketika Ijtimah Jamaah Tabligh Batal dan Pelantikan Uskup Baru Ruteng di NTT Tetap Digelar

Daerah

Beda dengan Gubernur Kalbar Wali Kota Pontianak Izinkan Salat Id Berjemaah di Masjid

Daerah

Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa

Daerah

Khofifah dan Risma Memanas? Gubernur Ambil Alih Kerjaan Walikota Soal Pasar Murah

Daerah

Kasus Corona Bertambah, Bupati Mimika Minta Jokowi Tutup Freeport

Daerah

Viral, Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Oknum Polisi di Kendari Lawan Petugas