Home / Nasional

Sabtu, 9 Mei 2020 - 18:32 WIB

Tepis Pernyataan Menlu Retno Soal ABK Dilarung ke Laut, Keluarga: Tak Ada yang Minta Izin

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi sempat memberikan pernyataan anak buah kapal (ABK) yang dilarung ke laut sudah izin keluarga.

Namun belakangan, justru pihak keluarga dari ABK mengaku sama sekali tak dimintai izin. Tak terima, pihak keluarga ABK meminta kejelasan dari pihak terkait.

Pihak keluarga ABK menuntut agar perusahaan kapal bertanggung jawab. Apa yang terjadi terhadap korban tentu bukan hal tidak disengaja.

Selama korban bekerja dengan kapal penangkap ikan itu, orangtua tidak bisa berkomunikasi lebih dari 14 bulan.

Korban adalah Ari, warga Desa Serdang Batang, Ogan Kemering Ilir, Sumsel. Orangtua Ari hanya tahu kalau anaknya bekerja di kapal. Dan dia harus menjalani kontrak kerja selama dua tahun.

Baca  Pemerintah Diminta Tuntut China soal Mayat ABK WNI Dibuang ke Laut

Tapi tidak pernah ada kabar dari Ari selama bekerja di kapal. Menurut mereka, pelarungan Ari ke laut tidak mereka ketahui. Karena itu, mereka meminta pihak perusahaan untuk bertanggung jawab.

Ari adalah satu dari tiga ABK yang meninggal dunia dan jasadnya dilarung ke laut saat kapal berlayar di Samudera Pasific.

Berdasarkan hasil penelusuran, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia di Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, mengatakan terjadi kematian tiga awak kapal WNI di kapal Long Xin 629 dan Long Xin 604 saat kapal-kapal itu sedang berlayar di Samudera Pasifik pada Desember 2019 dan Maret 2020.

Baca  Jokowi Diminta Bubarkan Stafsus Milineal, Apa Pekerjaan Mereka?

“Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular dan hal ini berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya,” katanya.

“KBRI Beijing telah menyampaikan nota diplomatik untuk meminta klarifikasi mengenai kasus ini. Dalam penjelasannya, Kemlu RRT (Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok) menerangkan bahwa pelarungan telah dilakukan sesuai praktik kelautan internasional untuk menjaga kesehatan para awak kapal lainnya.”

Baca  Video Satelit Indonesia Hancur Lebur Bersama Roket China, Roy Suryo Sindir Megawati Soal Indosat

Pemerintah akan meminta penjelasan tambahan mengenai alasan pelarungan jenasah (apakah sudah sesuai dengan Ketentuan ILO) dan perlakuan yang diterima ABK WNI lainnya dengan memanggil Duta Besar China di Jakarta.

Kementerian Luar Negeri bersama kementerian/lembaga terkait juga telah memanggil manning agency untuk memastikan pemenuhan hak-hak awak kapal WNI. Kementerian Luar Negeri juga telah menginformasikan perkembangan kasus dengan pihak keluarga. (BL)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kepala BPIP Sesalkan Masyarakat Salahkan Pemerintah Terkait Pandemi, Bahkan Sampai Bahas Pemakzulan Presiden

Nasional

Anggaran Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI, Ini Peringatan Prabowo Subianto

Nasional

Mahfud MD: Di Iran Ribuan Orang Mati karena Salat di Masjid Saat Corona

Nasional

DPR Minta Kenaikan Iuran BPJS Ditunda, Sri Mulyani Beri Sinyal “Tidak”

Nasional

Jika Tak Diintervensi, 1.046 ODP Akan Mudik dari Jakarta

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini

Nasional

Oknum Mahasiswi Tawarkan Temannya ke Lelaki Hidung Belang, Tarif Rp700 Ribu Kencan Singkat

Nasional

Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek!