Home / Daerah

Kamis, 23 April 2020 - 17:48 WIB

Tanpa Jarak, Ribuan Orang Tarawih di Masjid Baiturrahman Aceh

Banda Aceh – Ribuan orang memadati Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, untuk melaksanakan salat tarawih pertama Ramadan tahun ini, Kamis (23/4), di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Hujan yang mengguyur Banda Aceh sebelum Salat Isya, tidak menghentikan langkah warga datang ke masjid terbesar di Aceh itu untuk salat berjemaah.

Masjid yang mampu menampung sekitar 10 ribu jemaah di dalamnya, terlihat penuh hingga ke teras masjid. Terlihat, jemaah juga masih abai untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan banyak yang tidak menggunakan masker.

Baca  Raja Salman: Menyakitkan, Menyambut Ramadhan tanpa Salat di Masjid

Padahal, jauh hari sebelumnya Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sudah mengingatkan agar jemaah menggunakan masker.

Selain itu, di pintu masuk Masjid Raya Baiturrahman juga disediakan tempat cuci tangan bagi jamaah yang mau masuk dan keluar masjid. Hal itu sesuai anjuran Pemerintah Aceh agar tempat ibadah wajib menyediakan tempat cuci tangan bagi jemaahnya. Kemudian, waktu ceramah juga dipersingkat.

Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Tgk Ridwan Johan meminta warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat ibadah. Minimal, kata dia, harus menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri.

Baca  Kakek 103 Tahun Menikahi Wanita 30 Tahun; Apa yang Terjadi di Malam Pertama?

“Kita tidak henti-hentinya, untuk meminta jemaah menggunakan masker saat beribadah, ini juga untuk menjaga sesama,” ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan tausiah bernomor 5 Tahun 2020 terkait ibadah di bulan Ramadan. Salah satu poin dalam tausiah itu, salat tarawih tidak dilarang dan tetap digelar seperti biasanya.

Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali menyebutkan, keputusan itu diambil dari pandangan tokoh, pejabat pemerintahan dan para ulama yang ada di Aceh.

Baca  Salat Tarawih di Rumah, UAS: Imam Bisa Beri Kesempatan kepada Anak-anak

“Ada 13 poin dalam Tausyiah itu terkait pelaksanaan ibadah bulan Ramadan, jadi tetap salat tarawih berjemaah dilakukan seperti biasa di masjid,” ujar Faisal Ali.

Namun, kata Faisal, ada beberapa protokol kesehatan yang harus diterapkan oleh warga. Yaitu, ke masjid harus menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri.

Kemudian masjid diimbau tidak menggelar ambal. Adapun jarak antarshaf, akan dikembalikan kebijakannya ke masjid-masjid.

“Tetap membawa sajadah sendiri-sendiri, dan warga kita minta untuk terapkan protokol kesehatan,” ujar Faisal. (dra/wis)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kecewa Distribusi Bansos, Puluhan Emak-emak Datangi Kantor Dinas Sosial

Daerah

Berjubel Belanja di Mall, Kini Pembeli Cemas, Seorang Kasir Terbukti Positif Corona

Daerah

Anies Diingatkan Efek Fatal Jika Paksakan Pergub PSBB

Daerah

Ini Lima Daerah yang Melakukan ‘Lockdown’ Guna Mencegah Penyebaran Corona

Daerah

Pemprov Aceh Siapkan Kuburan Massal Korban Virus Corona

Daerah

Seperti Tak Terpengaruh Corona, Bandara Adisutjipto Tetap Layani Rute Malaysia dan Singapura

Daerah

MUI Sumatera Utara Tetap Anjurkan Shalat Tarawih di Masjid Saat Ramadhan

Daerah

Ratusan Orang Bertahan di Masjid Kebon Jeruk, Enggan Pindah ke RS Darurat Corona