Home / Global / Kesehatan

Minggu, 2 Februari 2020 - 13:00 WIB

Takut Dijangkiti Virus Corona, Nelayan Tolak Karantina WNI di Natuna

BERITAWAJO.COM, Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok telah tiba di Natuna, Mereka akan menjalani proses karantina selama 14 hari. Namun, terdapat penolakan dari para nelayan.

Ketua DPD KNTI Bintan Syukur Hariyanto mengatakan bahwa pihaknya menolak isolasi WNI dari Wuhan di Natuna. Pasalnya, hal tersebut dapat mengganggu aktivitas para nelayan.

“Kami menolak pemerintah mengkarantinakan WNI asal Tiongkok di Kabupaten Natuna. Kami menilai pemerintah terlalu cepat ambil keputusan tentang hal itu,” terangnya kepada JawaPos.com, Minggu (2/2).

Ia pun mengingatkan, sebelumnya pemerintah bersitegang dengan Tiongkok dalam mempertahan perairan Natuna. Namun, sekarang kawasan Natuna dijadikan tempat karantina dari virus yang telah memakan korban 304 jiwa tersebut.

“Belum sampai sebulan yang lalu, laut kita dijarah isi alamnya, dicuri, sekarang Natuna mau dijadikan tempat penampungan orang-orang yang diduga terkena virus,” tambahnya.

Kondisi cuaca yang sedang tidak baik pun membuat pihaknya menolak langkah pemerintah itu. “Yang saya khawatirkan di sana mayoritas nelayan tradisional, iklim cuaca yang tidak menentu terutama musim di (daerah) Utara ini, bagaimana jika virus menyebar terjangkit ke masyarakat khususnya nelayan, ini sangat tidak bisa kami terima,” ujar dia.

Ditempat terpisah, Istana Kepresidenan memastikan bahwa semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang dijemput dari Wuhan, Tiongkok dinyatakan sehat. Hal ini telah melalui prosedur kesehatan sesuai standar WHO (World Health Organization).

“Semua WNI yang dijemput dalam evakuasi kemanusiaan ini dipastikan semuanya dinyatakan sehat melalui prosedur kesehatan sesuai standar WHO (World Health Organization),” kata juru bicara Presiden, Fajroel Rahman dalam keterangannya, Minggu (2/2).

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

harga rapid tes corona

Kesehatan

Fadli Zon; Agar Masyarakat Tahu, Prabowo Bilang Harga Alat Rapid Corona Test Hanya 3,5 Dollar

Global

KFIR, Pasukan Kilat Israel yang Sering Dijuluki Tentara Dajjal

Global

Ultimatum Trump Untuk Arab Saudi: Pangkas Pasokan Minyak Atau AS Cabut Dukungan Militer

Global

Rusia Tak Bisa Ikut Olimpiade dan Piala Dunia, Putin Marah; Kok Bisa?

Kesehatan

Tujuh Pasien Gangguan Jiwa di Jatim Positif Corona

Global

Soal Virus Wabah Corona COVID-19, Bill Gates Justru Bela China
Corona amerika memburuk

Global

Kondisi Amerika Memburuk, Jumlah Penderita Corona Melampaui Korea Selatan dengan 9.415 Orang Terinfeksi

Global

Terbongkar! Lab Virus Wuhan Masih Simpan 1500 Virus Mematikan, Diungkap Peneliti Senior