Home / Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2020 - 10:54 WIB

Tak Mau Tangani Pasien Corona, 109 Nakes di RSUD Ogan Ilir Dipecat

Sebanyak 109 tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dipecat. Para nakes tersebut dipecat karena menolak menangani pasien yang terinfeksi virus Corona (COVID-19.)

Informasi pemecatan 109 nakes di rumah sakit milik pemerintah daerah itu viral setelah surat pemecatannya beredar luas di media sosial. Adapun nakes yang dipecat seluruhnya masih berstatus honorer.

Baca  Tegur Agar Pakai Masker, Perawat Malah Diancam Dibunuh

Direktur Utama RSUD Ogan Ilir, dr Roretta Arta membenarkan pemecatan 109 tenaga medisnya. Salah satunya karena mereka tidak mau masuk kerja saat rumah sakit sedang membutuhkan.

“Mereka tidak mau menangani pasien COVID karena takut. Ada tuntutan, tapi semua sudah dipenuhi,” kata Roretta ketika dimintai konfirmasi, Kamis (21/5/2020).

Dikatakan Roretta, pemecatan ratusan tenaga medis setelah mereka melakukan aksi mogok dan demo di DPRD Ogan Ilir pada 18 Mei lalu. Mereka yang mogok adalah bidan dan perawat yang masih berstatus honorer.

Baca  Luar Biasa! Karena Surat Anies Semangat Perawat Melawan Corona Makin Tinggi

“Yang diberhentikan perawat dan bidan. Kami masih punya pegawai PNS dan tenaga kesehatan yang masih mau bergabung,” tegas Roretta.

Informasi dihimpun, para tenaga medis yang baru dipecat ini awalnya meminta beberapa fasilitas selama COVID-19. Mereka meminta insentif uang lelah, APD dan rumah singgah sementara.

Beberapa tuntutan disebut sudah dilakukan oleh pihak rumah sakit. Namun, untuk insentif hanya dikhususkan untuk tenaga medis yang terlibat menangani pasien terkait COVID-19.

Baca  Ikatan Dokter Indonesia Protes dan Mengancam Mogok Tangani Pasien Corona

“Insentif untuk yang menangani COVID-19. Tuntutan mereka sudah ada,” tutupnya. (detik)

Share :

Baca Juga

Global

Antivirus Corona Dibuat; China, Amerika, Israel, Siapa yang Lebih Cepat?
WNA India Positif Covid-19

Kesehatan

Pemeriksaan COVID-19 di Indonesia Disebut Bertele-tele, Ini Kata Ahli

Kesehatan

Prediksi Ilmuwan: Puncak Corona RI Mei, Harus Berhenti 10 Juni 2020

Kesehatan

Ternyata Jenazah Korban Covid-19 Tidak Tularkan Virus. Jangan Ditolak!

Kesehatan

Waduh! Terungkap, 238 WNI dari Wuhan Tak Dites Virus Corona, Alatnya Mahal

Kesehatan

WHO: Virus Corona Akan Bersama Kita untuk Waktu yang Lama

Kesehatan

Hasil Penelitian; 5 Bahaya Kesepian, Salah Satunya Bisa Menyebabkan Kematian Dini

Kesehatan

Warga Tolak Sekolah Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19