Home / Politik

Senin, 27 April 2020 - 15:28 WIB

Susi Bela Rizal Ramli yang Dianggap Sampah Sebut Jokowi Minta Bantuan

Jakarta – Belakangan, nama Rizal Ramli ramai di media sosial. Hal ini berkaitan dengan kritikan-kritikan tajam ke pemerintah soal penangangan Virus Corona COVID-19.

Ekonom senior itu mendesak pemerintah agar menghentikan dulu proyek pembangunan infrastruktur di tengah wabah COVID-19. Kemudian, anggarannya dialihkan untuk penanganan percepatan virus tersebut.

“Hentikan semua proyek infrastruktur yang enggak jelas itu, hentikan pakai uangnya untuk selesaikan masalah Corona,” kata Rizal Ramli di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) beberapa waktu lalu.

Kini, Rizal kembali dengan kabar mengejutkan. Ia mengunggah foto bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Kala itu Jokowi berkunjung ke kantornya 2013.

Baca  Rizal Ramli: Tunjangan Guru Dipangkas 3,3 Triliun, Stafsus Presiden Dapat Proyek 5,6 Triliun

Dijelaskan Rizal, Jokowi meminta bantuan kepadanya untuk renegosiasi dengan Jepang soal Moda Raya Terpadu (MRT).

“Foto lama: Gubernur Joko Widodo ketika berkunjung ke kantor RR tahun 2013. Ketika itu Gubernur minta bantuan RR renegosiasi dgn Jepang soal MRT. Sebagai Advisory Panel PBB, RR membicarakan hal itu di New York dgn Prof. Tanaka, Direktur JICA yg biayai MRT. Tanaka setuju,” tulis Rizal di Twitternya.


Unggahan mantan Menko Kemaritiman itu menuai pro-kontra dari netizen, bahkan ada yang menyerangnya dengan menyebut sampah. Tak disangka, Rizal dibela mantan Menteri Jokowi yaitu Susi Pudjiastuti.

Baca  Nasib Honorer, Mardani Ali Sera: Presiden yang Mesti Ambil Tanggung Jawab

“Calon presiden aja tahun 2024 jika pekerjaanmu dahulu kala mentri bagus pasti kepilih jika tidak omonganmu cuman sampah,” tulis pemilik akun @Candra25837483.

Kicauan Candra dibalas oleh Susi. Ia mempertanyakan kata sampah terhadap Rizal. “Sampah? Anda apa?,” tulis Susi.

Sebelumnya, Rizal juga mengomentari kasus mantan Staf Khusus Millenial Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra dikecam publik. Kecaman itu muncul terkait suratnya kepada para camat untuk menjadi bagian dari kerja sama Relawan Desa lawan Corona COVID-19.

Baca  Wooow... Hasil Survey Y-Publika Prabowo-Anies 35,4% dan Sandi-AHY 30,3 %

Bahkan, #BubarkanStafsusPresiden berdasarkan pantauan VIVA, trending nomor satu di Twitter. Menurutnya, Andi Taufan masih muda tapi tidak tahu malu dan payah. Bukan hanya itu, Rizal Ramli mempertanyakan Andi belajar dari mana.

“Stafsus muda2 sudah abusive (pemaksaan), tidak tahu malu! Tidak punya etika, ndak ngerti bahwa” conflict of interest” itu tidak boleh. Payah abis. Belajar dari siapa ya? Fwrd: 7.094 kecamatan seluruh Indonesia harus bekerja sama dg PT milik Staf Khusus @jokowi?,” kicauan Rizal Ramli di Twitternya. (viva)

Share :

Baca Juga

Politik

Mulan Jameela Kritik Pertamina yang Hanya Peduli Ojek Online

Politik

Rizal Ramli: Tunjangan Guru Dipangkas 3,3 Triliun, Stafsus Presiden Dapat Proyek 5,6 Triliun

Politik

Ahmad Dhani Sebut Ada Konspirasi di Balik Virus Corona, Indonesia Akan Tunduk

Politik

PKS Sebut Prabowo Subianto Sudah Berbeda

Politik

Klarifikasi Said Didu Sudah Dibaca Luhut, Jubir: Mungkin Memang Kita “rada-rada dungu” Ini Minta Maaf atau Apa?

Politik

Kepala Daerah Doyan Mutasi untuk Kepentingan Politik, Ini Warning Wapres

Politik

Wooow… Hasil Survey Y-Publika Prabowo-Anies 35,4% dan Sandi-AHY 30,3 %

Politik

Kritik Dierktur CESPELS; Pakai Jurus Pedagang Tanpa Perencanaan, Cara Jokowi Tangani Covid-19 Patut Dipertanggungjawabkan