Home / Politik

Rabu, 29 April 2020 - 19:05 WIB

Survei Penanganan Covid-19: Warga Lebih Puas Kerja Pemprov DKI Dibanding Pemerintah Pusat

Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) bersama Aliansi Perempuan Peduli Indonesia menggelar survei persepsi warga DKI Jakarta tentang Covid-19.

Direktur LKSP, Astriana B. Sinaga memaparkan, sebanyak 97 persen warga sudah memiliki pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pencegahannya.

Kemudian 90,97 persen warga juga bersikap waspada terhadap bahaya Covid-19. Meski sebanyak 69,07 persen warga DKI menyatakan siap menghadapi pandemik Covid-19, tapi jumlah warga yang tidak siap juga cukup besar, yakni sebanyak 30, 93 persen.

Baca  Warga Tolak Sekolah Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

“Mayoritas warga sudah mendapatkan informasi Covid-19 dari media sosial mencapai 50 persen, dan mengetahui cara pencegahannya juga lewat media sosial yang mencapai 51,58 persen. Artinya dalam pola penanganan Covid-19, sumber informasi dari media sosial menjadi amat penting,” papar Astriana dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (27/4).

Astriana juga memaparkan temuan soal tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani Covid-19.

“Hasilnya, sebagian besar responden menyatakan puas (80,70 persen) dengan respons Pemprov DKI dalam penanganan wabah Covid-19. Warga yang tidak puas (19,30 persen) merasa ada yang perlu ditingkatkan,” papar Astriana.

Baca  Dentuman di Jakarta-Bogor Bukan dari Anak Krakatau, Mari Cek dari Mana Sumbernya?

Jika dibandingkan dengan kepercayaan responden bahwa Pemerintah Pusat mampu menanggulangi Covid-19, angkanya masih berada di bawah kepuasan terhadap kinerja Pemprov DKI.

“Meski sebagaian besar percaya (62,75 persen) bahwa pemerintah pusat dapat menanggulangi wabah Covid-19. Namun, jumlah warga yang kurang percaya (25,51 persen) cukup besar, demikian pula tidak tahu (11,74 persen),” imbuhnya.

Baca  Pengamat: Kritikan Tanpa Bukti, Justru Datangkan Simpati untuk Anies Baswedan

Warga kurang percaya dengan kebijakan pemerintah pusat karena responden masih lebih memilih karantina wilayah (50 persen) dibanding Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) (45,60 persen) yang diterapkan saat ini.

Survei dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta (44 kecamatan) menggunakan metode Krejcie-Morgan dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilaksanakan dengan jumlah responden 886 orang secara online pada periode 14-18 April 2020 setelah sebelumnya terkontak secara individual. (Rmol)

Share :

Baca Juga

Politik

Kementan Angkat Suara soal Pengadaan Ayam Rp770 Ribu per Ekor

Politik

Jokowi Bagi Sembako Ke Gang Sempit, Pengamat: Janganlah Pak Presiden Ambil Kewenangan Ketua RT
Sandiaga dukung jokowi

Politik

Dulu Musuhan, Kini Susul Prabowo Bantu Jokowi. Muncul Tagar Good Bye Sandiaga Uno

Politik

Susi Bela Rizal Ramli yang Dianggap Sampah Sebut Jokowi Minta Bantuan

Politik

Ahok Diduga Nepotisme Gara-Gara Cashback Harga BBM buat Ojol, Minta Dibatalkan
Prabowo-Anies

Politik

Pengamat: Prabowo-Anies Bisa Berhadapan di Pilpres 2024

Politik

Riza Patria Jadi Wagub DKI, Ini Pesan dari Prabowo

Politik

Fraksi PKS Sendirian Tolak Perppu Corona, Kok Bisa?