Home / Nasional

Rabu, 20 Mei 2020 - 00:51 WIB

Survei: Penanganan Corona oleh Provinsi Lebih Baik dari Pusat

Meski tak bagus-bagus amat, kinerja pemerintah provinsi dalam menangani pandemi Virus Corona dianggap sedikit lebih baik dari pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota.

Hal itu berdasarkan hasil survei Roda Tiga Konsultan (RTK) melalui telpon pada 7 hingga 17 Mei. RTK mengambil responden secara stratified random sampling sebanyak 1.200 responden dengan margin of error 2,89 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif RTK Kahfi Siregar mengatakan pihaknya menanyakan perihal penilaian terhadap tiga lapisan pemerintahan, yakni pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, dalam menangani Covid-19. Hasilnya, tidak istimewa.

Menurutnya, dari tiga lapisan pemerintahan tersebut, kinerja pemerintah pusat dianggap relatif paling rendah dengan nilai rata-rata 6,78 dalam skala 0 hingga 10, menyusul pemerintah provinsi yang memperoleh nilai rata-rata 7,05, serta pemerintah kabupaten/kota dengan nilai rata-rata 6,99.

Baca  Sandiaga Kecewa pada Pemerintah yang Sibuk Siapkan Anggaran untuk Influencer Asing Daripada Menyiapkan Tenaga Medis

“Kinerja pemerintah pusat dianggap paling rendah dibanding pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Di antara ketiganya, pemerintah provinsi dianggap mempunyai kinerja yang relatif lebih baik,” kata Kahfi, dalam keterangannya, Selasa (19/5).

“Dalam hal ini, pemerintah provinsi dianggap mempunyai kinerja yang relatif lebih baik,” kata Kahfi.

Infografis Beda Kebijakan Mudik Lokal LebaranFoto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Senada, kepuasan terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam menangani Covid-19 pun terbilang sedang-sedang saja, yakni rata-rata 7,09.

Baca  32 MUI Daerah Desak Jokowi Batalkan Pelonggaran Transportasi

“Kepuasan terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam menangani Covid-19 tampaknya sejalan dengan penilaian kinerja pemerintah, yaitu sedang-sedang saja,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil survei Center For Social Political Economic and Law (CESPELS) pada 21 April hingga 3 Mei menyatakan sebanyak 45 persen responden menilai pemerintah lamban mengatasi penyebaran Virus Corona.

Sebanyak 29,6 responden menilai biasa saja dan 25,4 persen responden menyatakan pemerintah telah cepat mengatasi pandemi tersebut.

Survei Median, pada 6-13 April, menyebut 52,4 persen warga puas dan 40,1 persen publik tidak puas terhadap penanganan pemerintah pusat atas Virus Corona.

Baca  Kerja dalam Senyap, Prabowo Sulap RS Kemenhan Jadi RS Khusus Corona

Survei SMRC, pada 9-12 April, menyebutkan 52 persen menganggap pemerintah pusat cepat menangani wabah Virus Corona, sementara 41 persen menganggap lambat.

Sejumlah pemprov dan pemkab/pemkot diketahui sempat memiliki kebijakan yang berbeda atau mengusulkan hal yang belum dilakukan pemerintah pusat terkait penanganan Corona. Misalnya, soal pelarangan transportasi massal, pengaturan data bantuan sosial (bansos), hingga lockdown.

Sementara, pemerintah pusat banyak dikritik soal inkonsistensi kebijakan dan pernyataannya terkait penanganan Corona. (arh)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi Minta Warga Hidup Berdamai dengan Virus Corona
Indonesia Belum Turunkan Harga BBM

Nasional

Pengamat: BBM Belum Turun Permainan Siapa, di Mana Ahok?

Nasional

Izinkan 500 TKA China Masuk Indonesia Saat Pandemik, PB HMI: Kera di Hutan Disusui, Anak Di Rumah Mati KelaparanĀ 

Nasional

Dipojokkan Ade Armando, Din Syamsuddin: Semoga Beliau Kembali Ke Jalan yang BenarĀ 

Nasional

Video Satelit Indonesia Hancur Lebur Bersama Roket China, Roy Suryo Sindir Megawati Soal Indosat

Nasional

Instruksi Presiden Joko Widodo, DKI Jakarta Dipastikan Tidak di-Lockdown

Nasional

Ngaco! Youtuber Ini Tawarkan Rp 10 Juta untuk Orang yang Mau Batalkan Puasa

Nasional

Parah! Agus Salim Minta Tolong Anaknya Tenggelam, Pengunjung Lain Anggap Bercanda