Home / Peristiwa

Selasa, 19 Mei 2020 - 19:35 WIB

Beberapa Kali Suara Dentuman yang ‘Hantui’ Indonesia Sampai Hari Ini Masih Misteri

Peristiwa suara dentuman di sejumlah wilayah Indonesia masih belum terpecahkan. Suara dentuman pertama kali terdengar di sekitar Jakarta, Depok hingga Bogor,Sabtu (11/4).

Banyak warga mempertanyakan tentang fenomena misterius ini.

Warga Sawangan, Depok, Amir, mengaku suara dentuman baru disadari sekitar pukul 02.00 WIB. Suara dentuman sempat dikira dari petir lantaran Depok baru saja diguyur hujan deras.

“Saya pikir ini petir, tapi pas dilihat langit cerah. Suara dentuman berkali-kali terdengar,” ujar Amir kepada merdeka.com, Sabtu (11/4).

Dentuman itu terdengar cukup menyeramkan bagi warga sekitar Jakarta Selatan. Ayu, warga Pondok Labu, merasa ketakutan suara mendengar suara dentuman itu.

Sempat dikira ada pembangunan sekitar rumahnya, namun lebih dalam didengar terasa beda. Suara dari arah Banten itu bak gemuruh.

“Takut malam-malam dengar suara itu. Apalagi anak Gunung Krakatau dikabarkan erupsi tadi malam,” ungkap dia.

Suara dentuman juga terdengar hingga daerah Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Rama, warga setempat, baru menyadari ketika rekannya ramai mempertanyakan itu di grup WhatsApp.

“Iya, saya dengar. Suaranya masih terdengar sampai sekarang,” ujar Rama.

Suara Dentuman di Jateng

Suara dentuman misterius kembali muncul pada Senin (11/5) dini hari dan membuat geger masyarakat pada beberapa wilayah di Jawa Tengah. Suara dentuman itu terdengar di beberapa wilayah di antaranya Solo, Grobogan, dan Pati.

Baca  Kasihan! Gagal Pulang Kampung, Pemudik Ini Dipecat dan Duitnya Tinggal Rp100 Ribu

Beberapa warganet mengaku mendengar dentuman tersebut. Pemilik akun Twitter @Rendiansyah01 mendengar suara tersebut di Pati. Bahkan dia juga mengaku melihat benda jatuh dari langit.

“Yang dengar suara dentuman di area Pati, Jawa Tengah, sebelum dentuman ada benda jatuh dari langit kayak meteor dan sejenisnya,” tulis @Rendiansyah01 dalam akun Twitter-nya.

Pada awalnya, warga menduga dentuman itu disebabkan adanya aktivitas gempa tektonik. Namun setelah diselidiki tak ada catatan aktivitas kegempaan yang terjadi di Jawa Tengah.

Suara dentuman itu muncul dalam kurun waktu setengah jam yaitu pada pukul 00.45 WIB sampai 01.15 WIB.

Suara Dentuman di Bandung

Kamis (21/5), warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat mendengar suara dentuman misterius, bukan hanya sekali, tetapi berkali kali.

Hidayat menuturkan suara dentuman terdengar beberapa kali olehnya sekitar jam 8 pagi. Warga Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung ini mengatakan dirinya mendengar suara dentumam dari lagi hingga enam kali.

“Jam 8 tadi masih tiduran terus tiba-tiba seperti ada suara mendentum gitu. Saya pastiin apa dan pas keluar luar rumah, itu suara dentumam dari langit,” kata Hidayat.

Baca  Mengerikan, Ini Penjelasan Ahli Geologi Soal Dentuman Misterius di Jabodetabek

“Saya saya dengar sih ada mungkin lima hingga enam kali,” tambah dia.

Warga lainnya, Nuruliah, menyebut suara dentuman di atas langit terdengar olehnya sekitar pukul 09.30 WIB.

“Awalnya teman saya nge-WA jam 8 an pagi. Dia ngasih tahu ada suara dentuman. Eh pas ke sini-sini saya dengar sendiri suaranya,” kata Nurul.

Penyebab Dentuman Masih Misteri

Sejumlah analisa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pakar vulkanologi belum menjawab secara konkret fenomena tersebut.

Analisa Ahli vulkanologi yang juga mantan Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono, dentuman keras terdengar jelas di wilayah di Jakarta hingga Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (11/4) dini hari kemungkinan berasal Gunung Anak Krakatau (GAK). Pada saat bersamaan, gunung di Selat Sunda itu memang mengalami erupsi.

“Pada saat masyarakat mendengar dentuman, bersamaan dengan letusan anak krakatau. Bisa terjadi bahwa suara dentuman dari Gunung Anak Krakatau,” ujar Surono saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (11/4) pagi.

Namun analisa tersebut langsung dibantah, Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) menyebut suara dentuman tersebut bukan berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Baca  Ditertibkan, Ibu Pedagang Emperan: "DI Luar Kami Mati Corona, di Rumah Kami Mati Kelaparan Pak!"

“Saya sudah konfirmasi petugas pos pengamatan, mereka tidak mendengar karena letusannya juga kecil,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Hendra Gunawan dihubungi di Jakarta, Sabtu (11/4).

Sementara itu, BMKG memastikan suara dentuman yang dilaporkan terdengar oleh beberapa warga di Bandung dan sekitarnya pada Kamis (21/5) pagi, bukan disebabkan gempa bumi maupun petir.

“Hasil monitoring BMKG tidak ada aktivitas gempa bumi signifikan yang terjadi di Bandung dan sekitarnya sejak pukul 00.00 hingga 10.00 WIB,” kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono yang dihubungi di Jakarta.

Begitu pula dengan hasil monitoring petir menggunakan peralatan “lightning detector” menunjukkan tidak ada kejadian petir di Bandung dan sekitarnya antara pukul 08.30 sampai dengan 10.00 WIB.

Cuaca di Bandung dan sekitarnya sejak Kamis pagi hingga pukul 10.00 WIB dalam kondisi cerah dan berawan, serta tidak terjadi hujan.

“Sehingga berdasarkan data tersebut, suara dentuman tidak bersumber dari peristiwa gempa bumi, petir, atau cuaca di Bandung dan sekitarnya,” jelasnya. [ded]

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pulang dari Luar Negeri Bima Arya Positif Terinfeksi Virus Corona

Peristiwa

Pria Ini Nekat Jual Ginjal Setelah Kena PHK

Peristiwa

Ngeri! Telan Bocah Enam Tahun, Buaya Ini Ditembak Polisi

Global

Virus Corona; Teguran Tuhan Terkait Uighur?

Peristiwa

Usai Viral, Pembuat Pesawat di Pinrang Diundang KSAU, Berangkat Pakai Hercules

Peristiwa

Polisi Ini Terancam Dipecat Karena Tilang Pengemudi Gara-gara Terlalu Cantik

Peristiwa

Bejat! Seorang Tidak Dikenal Membakar Muadzin Hingga Meninggal

Peristiwa

Pelaut yang Meninggal di Kapal China dan Jenazahnya Dilarung ke Laut Berasal dari Sulsel