Home / Nasional

Rabu, 22 April 2020 - 05:32 WIB

Strategi Perang Corona Jusuf Kalla: Selamatkan Nyawa Baru Selesaikan Ekonomi

Ada cerita menarik dari mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) terkait pandemi corona yang bakal berdampak pada krisis ekonomi. Katanya, krisis ekonomi yang dialami tahun 1998 tentu beda dengan apa yang terjadi saat pandemi virus corona atau COVID-19.

JK mengatakan, sekarang Indonesia harus mengatasi dengan kekuatan sendiri.

Sedangkan, Indonesia pernah mengalami krisis ekonomi pada 1998, tapi waktu itu yang terkena dampaknya hanya 3 negara yaitu Indonesia, Thailand dan Korea. Sehingga, Indonesia masih bisa minta bantuan pada IMF, Jepang dan negara lainnya.

Baca  Prabowo Jarang Muncul, Sekali Muncul Langsung Puji Pak Presiden

“Beda krisis 98, kita susah tapi bisa minta bantuan keluar. Sekarang, siapa yang mau minta bantuan keluar kan. Artinya kekuatan dalam kita terakhir harus siapkan. Jadi semua harus berkorban, pemerintah tentu harus berkorban, masyarakat harus berkorban, kita semua harus berkorban,” kata JK saat acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne pada Selasa, 21 April 2020.

Baca  Dicabut dari Proyek Strategis Nasional, Pesanan Pesawat Habibie Sudah 130 Unit

Saat krisis ekonomi 1998, kata dia, dulu pernah minus lima persen tapi masih bisa dibantu dengan negara lain. Namun, JK yakin Indonesia suatu saat nanti bisa menyelesaikan dengan baik masalah ekonomi setelah pandemi COVID-19.

Untuk dewasa ini, Jusuf Kalla mengajak seluruh elemen untuk sama-sama menyelesaikan sebabnya dulu yaitu wabah corona baru kemudian selesaikan ekonomi. Sebab, ekonomi itu bisa diselesaikan tapi jiwa manusia tidak akan bisa kembali sehingga harus diselamatkan.

Baca  Jokowi Bagi Sembako Ke Gang Sempit, Pengamat: Janganlah Pak Presiden Ambil Kewenangan Ketua RT

“Karena bila tidak diselamatkan, kekhawatiran tidak akan berhenti, masyarakat akan selalu ketakutan, dan seluruh bangsa tidak bergerak. Itu efeknya kepada yang lain. Jadi, kita selesaikan sebabnya dulu,” ujar Jusuf Kalla. (bizlaw)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dahlan Iskan: Bersyukur Ada Wabah Corona? Rakyat Kecil Bisa Bersedekah ke Pertamina

Nasional

Luhut Buka-bukaan Menjelaskan Maksud Jokowi Berdamai dengan Corona

Nasional

Ahok Dicari-cari Pengamat: Kok Harga BBM Tak Kunjung Turun?

Nasional

Berita Gembira! Suplemen Pelawan Corona Ditemukan, 6 Provinsi Sudah Pesan

Nasional

Soal Desa yang Tak Salurkan BLT, Kemendes Akan Berikan Sanksi

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini

Nasional

Jokowi Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Saat Pandemi

Nasional

MUI Kecam Sikap Pemerintah Akan Gunakan Cara Darurat Sipil, Malah Jauh dari Konstitusi