Home / Nasional

Selasa, 7 April 2020 - 15:46 WIB

Sri Mulyani Amankan THR dan Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri. Ketua Korpri: Menyumbang Lebih Baik!

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Negeri Sipil, TNI dan Polri di tahun ini aman. Ia memastikan penghitungan THR pejabat pelaksana golongan I, II dan III termasuk ASN TNI Polri sudah diatur.

“Ini sudah disediakan. Untuk pejabat negara nanti bapak Presiden akan menetapkan seperti menteri DPR dan para pejabat termasuk Eselon I dan eselon II,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Sri Mulyani mengatakan, anggaran tersebut masih dikalkulasi dan akan segera disampaikan ke Presiden. Rencanya, besaran THR dan gaji ke-13 itu akan diputuskan dalam sidang kabinet mendatang.

Baca  Kata UAS ke Anies: Maaf Tak Bisa Bela di Medsos, Saya Juga Babak Belur

“Presiden masih memberikan instruksi kalkulasinya difinalkan agar nanti diputuskan di dalam sidang kabinet oleh bapak Presiden dalam minggu-minggu ke depan,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat meminta ada pengkajian ulang pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan Hari Raya bagi ASN, TNI dan Polri. Namun, rencana tersebut mendapat respons negatif dari kalangan ASN.

Ketua Korpri Zudan Arief Fakhrullah menyarankan agar pemberian THR tetap diberlakukan, tetapi untuk ASN posisi tertentu seperti para pensiunan, guru, serta pegawai golongan I dan golongan II.

Baca  Empat WNA India di Masjid al-Ittihad Sleman Positif Covid-19

“Saya rasa mereka perlu sekali THR,” ujar Zudan dalam pernyataannya Selasa (7/4/2020).

Zudan mengatakan, Korpri memahami keputusan negara dalam merespons pandemi COVID-19. Ia yakin negara akan berhati-hati dalam mengambil kebijakan.

Pria yang juga Dirjen Dukcapil Kemendagri ini berpendapat, ASN merupakan profesi yang aman dibanding sektor lain seperti sektor informal. Oleh karena itu, Zudan menyarankan agar ASN melakukan aksi solidaritas nasional berkaitan dengan THR mereka.

“Mengenai THR, dalam kondisi luar biasa ini, kita dituntut untuk berpikir dan bertindak luar biasa, termasuk ASN. Kalau bisa mari seluruh ASN sumbangkan kepada negara THR-nya untuk negara, agar negara bisa leluasa menggunakannya untuk keperluan lain,” ujar Zudan.

Baca  Kutip Pejabat AS, Jokowi : Suhu Tinggi Perpendek Hidup Corona

Namun Zudan tidak memungkiri ada ASN yang membutuhkan THR seperti pensiunan, guru, dan PNS golongan 1 dan 2. Sementara, untuk para pejabat, misalnya dari eselon I dan eselon 2, menurut dia kehidupannya sudah mencukupi.

“Apapun keputusan negara kami mendukung, tapi kalau bisa solidaritas ASN menyumbangkan THR-nya akan lebih baik,” tegasnya. (tirto)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kisah Masuk Islam: Seorang Perawat Dan Pasien Muslim

Nasional

Narasi Soal Ujian CPNS Panjang, Waktu Terkuras Membaca Soal

Nasional

Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan

Nasional

Ahok Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru, Ini Kata Sandiaga!

Nasional

32 MUI Daerah Desak Jokowi Batalkan Pelonggaran Transportasi

Nasional

Video Satelit Indonesia Hancur Lebur Bersama Roket China, Roy Suryo Sindir Megawati Soal Indosat

Nasional

Survei: Penanganan Corona oleh Provinsi Lebih Baik dari Pusat

Nasional

Luhut Tegaskan, RI Memang tak Bisa Lepas dari China