Home / Nasional

Jumat, 29 Mei 2020 - 03:11 WIB

Soal Desa yang Tak Salurkan BLT, Kemendes Akan Berikan Sanksi

Terkait desa yang terdampak pandemi Covid-19 yang tidak menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk membantu masyarakat, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi.

Hal itu disampaikan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers di Kantor Kemendes PDTT di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

“Mereka yang tidak menggunakan Dana Desa untuk BLT Dana Desa dalam konteks dampak, itu akan kena penundaan, bahkan pengurangan Dana Desa pada masa yang akan datang,” tegasnya.

Baca  Berita Gembira! Suplemen Pelawan Corona Ditemukan, 6 Provinsi Sudah Pesan

Selain itu, Mendes juga menjelaskan bahwa penangguhan hingga pengurangan itu akan memberikan kesadaran bagi kepala daerah bahwa penanganan Covid-19 perlu dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan kesehatan hingga ekonomi.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa penyaluran BLT Dana desa juga terkait isu kemanusiaan. Jika penyaluran itu dilakukan secepatnya maka akan dapat meringankan beban warga desa yang benar-benar terdampak Covid-19.

Baca  Dianggap Tak Punya Dana Bansos, Anies Jawab Pemerintah Pusat

“Kenapa? Karena ini masalah kemanusiaan,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa penangguhan hingga pengurangan tidak akan dilakukan terhadap desa yang telah menganggarkan BLT Dana Desa Desa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) mereka.

Namun, sesuai dengan situasi di lapangan mereka kemudian tidak menggunakan program tersebut karena tidak ada warga desanya yang terkena dampak Covid-19.

Baca  Gaduh Pernyataan Agnez Mo, Pengamat Nilai Sudah Dipolitisasi

“Kalau seperti itu bukan sanksi, tetapi justru apresiasi karena desanya sangat bagus. Meskipun kasus seperti itu kecil sekali, tetapi memang ada,” kata Mendes.

Lebih jelasnya, Mendes mengatakan bahwa penggunaan Dana Desa untuk BLT Dana Desa merupakan sebuah keniscayaan di tengah kondisi darurat berupa bencana non-alam.

“Dan itu sudah dipayungi oleh Undang-Undang,” demikian kata Gus Menteri. (iz)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jika PSBB Gagal, Langkah Berikutnya Karantina Nasional?

Nasional

Viral! Gaji Rp20 Juta Ngaku Rakyat Kecil Terdampak Corona, Ngemis Bansos

Nasional

Pembatasan Sosial Skala Besar, Anies: Jakarta Sudah Lakukan. Ini Jawaban Balasan Istana

Nasional

Hii, Sosok Iblis Jahat Menyerupai Anak Kecil Terekam CCTV Hotel

Nasional

Dua WNI Terinfeksi Corona, Tapi Kok RI Malah Tarik Banyak Wisatawan Mancanegara?

Nasional

Kurangi Risiko Tenaga Medis Tertular Covid-19, Jokowi Minta Warga Berobat Online

Nasional

Jubir Ingatkan Masyarakat tak Kucilkan Orang Bergejala Covid

Nasional

FKM UI Ungkap Corona Masuk RI Sejak Januari, Pemerintah: Kenapa Baru Bilang?