Home / Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2020 - 04:44 WIB

Siti Fadilah Supari: Kalau Ada Komersialisasi Vaksin, Maka Pasti Ada Pandemi Lagi

Tak sedikit yang mengemukakan perihal dugaan, spekulasi hingga teori konspirasi yang belum jelas pembuktiannya menghubungkan virus Corona COVID-19 merupakan ciptaan suatu kelompok atau negara. Mantan menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari tak dinyana ternyata menduga hal yang sama.

Dalam video podcast di YouTube Deddy Corbuzier, Siti mengungkapkan bahwa selama adanya pandemi Corona ini, polanya hampir sama yaitu kemunculan vaksin dan obat. Terlebih lagi saat ini Corona COVID-19 sudah sangat ramai menginfeksi banyak orang di seluruh dunia.

Baca  Tetap Optimis! Ini 5 Kelemahan Virus Corona. Nomor 3 Sangat Mudah

“Nah itu bisa ditebak itu kalau orang tidak siap sebelum pandemi semua orang pasti bingung. Ini ada sekelompok yang menghasilkan vaksinya gitu. Ya bisnis, kalau pandemi itu munculnya adalah bisnis vaksin atau komersialisasi vaksin maka bisa dipastikan akan terjadi pandemi yang akan datang hati-hati,” kata Siti Fadilah pada Kamis, 21 Mei 2020.

Siti Fadilah menganggap jika komersialisasi vaksin terjadi maka pandemi berikutnya kemungkinan akan terus terjadi.

“Kalau ada komersialisasi vaksin. Maka pasti si industri vaksin ini akan menyusun kekuatan baru untuk mengadakan pandemi berikutnya. Karena panen,” ucapnya.

Baca  Ditjen PAS Usut Konten Youtube Siti Fadilah-Deddy Corbuzier

Siti Fadilah juga menduga jika COVID-19 dibuat oleh sebuah kelompok dan kemungkinan China dan Amerika merupakan korban dari pandemi ini.

“Mungkin saja (virus ini dibuat oleh sekelompok), mungkin China korban Amerika juga korban. Itu perkiraan saya belum tentu salah belum tentu benar,” katanya.

Siti Fadilah pun menyarankan agar Indonesia bisa membuat vaksin virusnya sendiri. Ia juga menganggap masyarakat Indonesia memiliki antibodi yang baik sehingga dapat melawan Corona COVID-19.

Baca  Trump Usul Suntik Disinfektan untuk Halau Virus Corona

“Indonesia harus mandiri membuat vaksin sendiri, kalau enggak blue vaksin perlu dibuat. Orang Indonesia itu antibodi tinggi-tinggi saat flu burung itu antibodi orang Indonesia luar biasa. Oh mampu lah (membuat vaksin sendiri), Surabaya juga bisa, Yogya juga bisa, saya yakin mereka bisa. Yang penting Indonesia harus mandiri bisa bikin vaksin sendiri, bisa bikin rapid test sendiri, bisa bikin swab test sendiri dan kita mampu,” kata dia. (viva)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Perawat Gelisah dan Kawatir Akan Kesiapan Pemerintah dan Meminta Hal Berikut

Global

Respons Tiongkok soal Rencana Indonesia Setop Impor

Kesehatan

Ini Tiga Perbedaan Penyeberan Virus Corona Gelombang Pertama dan Kedua

Kesehatan

Awas Ada Bahaya Kencing Berdiri Bagi Laki-Laki!

Kesehatan

Prediksi Ilmuwan: Puncak Corona RI Mei, Harus Berhenti 10 Juni 2020

Kesehatan

Breaking News: Bertambah 13, Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 19 Orang

Kesehatan

Awas Corona Menyerang Anak! Segera Lakukan Pencegahan Seperti Ini

Kesehatan

Hasil Tes Lab Lamban Diterima, Pemerintah Daerah Kelimpungan Deteksi Penyebaran Corona