Home / Nasional

Rabu, 3 Juni 2020 - 07:06 WIB

Siapkan Duit Rp 720 Triliun, Luhut: Jangan Bilang Saya Mengurusi Semua, Ini juga Bidang Saya

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengaku telah berdiskusi dengan World Bank atau Bank Dunia. Diskusi itu membahas terkait upaya Indonesia dalam menangani dampak pandemi virus corona. Kepada World Bank, Luhut membeberkan bahwa Indonesia menyiapkan dana Rp720 triliun untuk stimulasi dan penanganan dampak pandemi.

“Untuk mengatasi pandemi ini, pemerintah menyiapkan dukungan fiskal Rp720 triliun untuk menstimulasi ekonomi. Jadi jangan ada anggapan saya mengurusi semua, ini juga bidang saya. Di mana saya telah bincang-bincang tadi malam dengan World Bank. Karena mereka perlu tahu,” tandas Luhut dalam diskusi online, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Baca  Said Didu dan Faisal Basri Didukung Ratusan Orang, Desak Pecat Luhut

Luhut kemudian merinci satu per satu penggunaan dana tersebut. Antara lain dukungan kesehatan sekitar Rp78,5 triliun. Angka itu untuk penanganan Covid-19, insentif tenaga medis dan santunan kematian.

“Lalu yang lebih penting lagi Presiden Jokowi sudah memerintahkan kita supaya membuat industri farmasi yang selama ini kita 90% lebih kita impor,” ungkap dia.

Baca  Covid-19 Tidak Perlu Dilawan, untuk Kebangkitan Ekonomi Ajaran Bung Karno Harus Dijalankan

Luhut menjelaskan, saat ini Indonesia telah membangun 9 industri baru di UI, ITB, UGM dan lain-lain. “Yang selama ini tidak pernah muncul, APD kita produksi dan masker kita produksi,” ungkap dia.

Selanjutnya, pemerintah juga melakukan dukungan kepada rumah tangga yaitu Rp232,3 triliun untuk bantuan sembako dan bantuan tunai, kartu pra kerja, subsidi listrik dan program perumahan.

Baca  Begini Hitungan dan Cara Mengetahui Pengguna Token dapat Listrik Gratis!

“Kemudian, dukungan untuk industri dan dunia usaha sekitar Rp 410 triliun mulai dari insentif pajak, bantuan ke BUMN dan UMKM, koperasi non BUMN dan non UMKM, bantuan ke pemda dan stimulus ke pariwisata. Dan kami bersama, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan LPS, sedang membahas bagaimana membantu usaha di swasta itu juga bisa mendapat bantuan,” tandasnya. (bl)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mahfud Sebut Beda Data Corona karena Pemda Telat Lapor

Nasional

Sultan Husain Syah: Ibadah Haji Saja Ditunda, Kenapa Pemerintah Ngotot Gelar Pilkada?

Nasional

Narasi Soal Ujian CPNS Panjang, Waktu Terkuras Membaca Soal

Nasional

Video Satelit Indonesia Hancur Lebur Bersama Roket China, Roy Suryo Sindir Megawati Soal Indosat

Nasional

Jokowi Ingin Berdamai dengan Corona, Anies Ngotot ‘Gembok’ Jakarta: Harus Tegas

Nasional

Menag Fachrul Razi Dukung Perpanjangan Izin FPI

Nasional

Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Surati Jokowi. Begini Isi Suratnya!

Nasional

Sultan Minta Jokowi Buka Data Zona Merah Corona: Pemerintah Tak Mau Jawab