Home / Global

Rabu, 20 Mei 2020 - 01:32 WIB

Seminggu Sejak Sekolah Dibuka, 70 Anak di Prancis Terpapar COVID-19

Sejak sekolah dan penitipan anak di Prancis dibuka, Senin (11/05/2020), sedikitnya 70 kasus pasien positif terpapar Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 sudah dilaporkan. Kasus tersebut terjadi di kalangan penitipan anak dan sekolah dasar di Prancis, saat 1,4 juta anak kembali ke bersekolah.

Lebih dari 50.000 siswa sekolah menengah juga kembali ke sekolah pada Senin (18/05/2020), seminggu setelah pencabutan karantina nasional. Banyak taman kanak-kanak dan sekolah dasar ditutup kembali dalam seminggu setelah virus terdeteksi di kalangan anak-anak tersebut.

Baca  Puan Maharani Cs Dianggap Buang Uang Impor Jamu China untuk Pasien Corona

Berbicara kepada Radio RTL, Menteri Pendidikan Jean-Michel Blanquer mengatakan penutupan segera beberapa sekolah adalah sebuah gambaran nyata bahwa lembaga pendidikan mengikuti pedoman dan protokol yang ketat.

“Setelah pembukaan pertama, diperlukan kehati-hatian,” ujar Blanquer.

Dia menambahkan bahwa kasus-kasus baru kemungkinan besar dibawa dari luar sekolah. Para siswa yang kembali ke sekolah hari ini, mereka yang berada di kelas lima dan enam, berasal dari zona hijau saja karena mereka dinyatakan lebih aman dari penyebaran virus.

Baca  Presiden Iran Hubungi Pak Jokowi, Tawarkan Bantuan untuk RI Hadapi COVID

Hingga saat ini, jumlah kematian akibat COVID-19 di Prancis mencapai 143.492, dengan jumlah kematian mencapai 28,239 kasus dan jumlah kesembuhan mencapai 61,728 kasus. (bl)

Share :

Baca Juga

Global

Tegas! Cegah Corona, Semua Warga Asing Dilarang Masuk ke Brunei Mulai 24 Maret

Global

Enam Pengusaha Besar China Siap Bangun Kawasan Industri Takalar

Global

Respons Tiongkok soal Rencana Indonesia Setop Impor

Global

Masjid Al Aqsa Tutup Akibat Wabah, Ramadhan di Palestina Terasa Sedih

Global

Arab Saudi Tiadakan Sholat Tarawih di Masjid Termasuk Masjidil Haram dan Nabawi

Global

Tiongkok Minta Amerika Jujur soal Virus Corona

Global

Gawat! Gara-Gara Terlalu Lama Dikarantina, Banyak Pasangan Ajukan Permohonan Cerai

Global

Selidiki Sumber Corona, AS Minta Akses ke Laboratorium Wuhan