Home / Nasional

Jumat, 17 April 2020 - 16:46 WIB

Said Iqbal: Jangan Halangi Puluhan Ribu Buruh Demo 30 April

Jakarta – Puluhan ribu buruh dari berbagai wilayah, memastikan bakal menggelar aksi demo di tengah wabah corona atau Covid-19 pada 30 April mendatang.

Aksi yang dilakukan di depan komplek parlemen itu untuk mendesak DPR menghentikan pembahasan RUU Omnibus Las, khususnya Cipta Kerja.

Aksi demo tersebut digagas Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang merupakan gabungan dari tiga konfederasi buruh dengan massa besar.

Baca  Imbas Konser Bersatu Melawan Corona, Jokowi Didesak Bubarkan BPIP

Yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Disebutkan, aksi demo itu akan diikuti tidak kurang dari 50 ribu buruh.

Demikian disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal melalui keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2020).

Said Iqbal mengatakan, dalam aksi nanti buruh akan tetap menjaga jarak peserta aksi, memakai masker, dan membawa hand sanitizer.

Baca  Jokowi Minta Ditunjukkan Negara yang Berhasil Lockdown, Natalius Pigai: Vietnam!

“Tuntutan dalam aksi ini adalah tolak omnibus law RUU Cipta Kerja, stop PHK, dan liburkan buruh dengan upah penuh selama pandemik corona berlangsung,” ujar Said.

Bahkan, ia memastikan bahwa aksi serupa juga akan digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia.

“Selain di Jakarta, aksi ini juga serempak akan dilakukan di 20 propinsi,” tambahnya. (pojoksatu)

Baca  Anak Buah Luhut: Indonesia Memang Butuh 500 TKA Asal China

Share :

Baca Juga

Nasional

Tidak Semua, Ini Syarat Menikmati Listrik Gratis dari Jokowi

Nasional

Parah! Agus Salim Minta Tolong Anaknya Tenggelam, Pengunjung Lain Anggap Bercanda

Nasional

Tahapan Rasulullah Saw Mendirikan Daulah Islam

Nasional

Klarifikasi Deddy Corbuzier soal Podcast dengan Siti Fadilah yang Jadi Sorotan

Nasional

Luhut: Pemerintah Cari Format Tepat Rekonsiliasi dengan PKI

Nasional

DPR Minta Kenaikan Iuran BPJS Ditunda, Sri Mulyani Beri Sinyal “Tidak”

Nasional

Dukun yang Obati Pasien Corona di-Rapid Test Sekeluarga

Nasional

UAS Sebut Corona Adalah Tentara Allah, Ruhut Bilang Begini