Home / Politik

Selasa, 7 April 2020 - 19:56 WIB

Said Didu dan Faisal Basri Didukung Ratusan Orang, Desak Pecat Luhut

Politik – Sebanyak 198 Tokoh dan aktivis yang terdiri dari Ormas, Forum, Komunitas lintas Generasi, lintas Agama dan lintas suku menyetujui sepenuhnya pernyataan Muhammad Said Didu dan Faisal Basri tentang Luhut Binsar Panjaitan yang secara kasat mata sangat mengutamakan kepentingan materi, termasuk membiarkan masuknya TKA China dalam wabah virus China Covid-19 yang sangat membahayakan dan merugikan rakyat Indonesia.

Dalam siaran persnya, para tokoh dan aktivis menyatakan akan membela berdiri disamping M. Said Didu dan Faisal Basri. Bahkan mereka menuntut agar Luhut Binsar Panjaitan dipecat dari jabatan Menko Marves karena keberpihakannya terhadap rakyat sama sekali tidak ada.

Baca  Iuran BPJS Naik. Pengamat: Prabowo Masih Berani Bersaksi Jokowi Perjuangkan Rakyat?

Para tokoh itu mengancam, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi kami meminta pertanggungjawaban Presiden Joko Widodo terhadap ketidakmampuan dalam menertibkan bawahannya sehingga membahayakan bagi keselamatan bangsa.

Baik terhadap penanggulangan bencana pandemik virus China -COVID 19, maupun penanggulangan krisis ekonomi, dimana ditengah-tengah kedua krisis masih tetap diteruskan proyek infrastruktur dan proyek mercu suar pembangunan ibu kota baru.

Baca  Siapkan Duit Rp 720 Triliun, Luhut: Jangan Bilang Saya Mengurusi Semua, Ini juga Bidang Saya

Tokoh dan aktivis yang membuat pernyataan antara lain, Dindin Maolani, SH. (Mantan Ketua LBH Jabar), M. Rizal Fadillah, SH (Muhammadiyah Jabar), Soekardi, Drs. SH. Purn TNI Garut, Iwan Sulanjana, Mayjen TNI Purn. (FKP2B), Elyan V Hakim (A.77-78/ Presedium PRAMBOS), Ir. Syafril Sjofyan (Aktivis Pergerakan 77-78), Deddy S Budiman, Mayjen TNI Purn. (FKP2B), Sugeng Waras, Purn. TNI AD (Ketua APIB Jabar).

Baca  Anak Buah Luhut: Indonesia Memang Butuh 500 TKA Asal China

Kemudian, Ir. Lily Zuraida (APIB/Alumni ITB), R. Kun Priyambodo Purn. TNI (FKP2B), Ir. Indra Adil (Aktivis 77/78/alumni IPB), Yayat Sudrajat, Purn. Letjen.TNI AD (FKP2B), Radhar Tribaskoro, SE. MSi. (PRAMBOS/Aktivis Bandung), Prof. Dr. Ir. Usman Nasution (A.77/778 Medan), Drs. Hatta Taliwang (A.77-78 Jakarta), Prof. Dr. Musni Umar (A.77-78 Jakarta), Drs. Jimmy H. Siahaan (A. 77-78 Jakarta), dan tokoh lainnya. (law-justice)

Share :

Baca Juga

Politik

Mulan Jameela Kritik Pertamina yang Hanya Peduli Ojek Online

Politik

Rocky Gerung: Corona Baru Berhenti di Tahun 2070! Apa Maksudnya?

Politik

Iuran BPJS Naik. Pengamat: Prabowo Masih Berani Bersaksi Jokowi Perjuangkan Rakyat?

Politik

Pandemi, PDIP Akan Tetap Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

Politik

Ansor DKI Akan Geruduk Balai Kota Meminta Anies Mundur, FP Betawi: Antara ‘Lapar’ dan Cair Uang Taipan

Politik

Pemerintah Tidak Akan Lakukan Lockdown, Fadli Zon; Kalau Korban Makin Banyak, Pak Jokowi yang Tanggung Jawab?

Politik

PBNU Minta Pemerintah Batalkan Pelatihan Online Kartu Prakerja

Politik

Erick Thohir Copot Refly Harun dari Kursi Komut Pelindo I. Apa Kata Refly?