Home / Daerah

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:19 WIB

Setelah Mengamuk Soal Mobil PCR, Risma Terdiam Dipermalukan Penjelasan Gugus Tugas

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 turun tangan menyelesaikan kisruh mobil laboratorium mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) yang membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma mengamuk. Penjelasan Gugus Tugus justru membuat Risma mendulang rasa malu.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Suban Wahyudiono mengatakan, bantuan dari BNPB bukan dikhususkan untuk warga Surabaya, namun juga untuk tes warga terindikasi Covid-19 di daerah lain di Jawa Timur.

“Sesuai statmen kepala BNPB, mobil laboratorium dioperasikan di daerah-daerah di Jawa Timur yang membutuhkan tes swab,” kata Suban di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (29/5/2020).

Baca  Untuk Khofifah dan Bu Risma: Seorang PDP Corona Meninggal setelah Ditolak 2 RS

Jadi, katanya, tujuan daerah tempat beroperasinya mobil laboratorium PCR sesuai analisa kebutuhan yang dilakukan tim rumpun kuratif.

“Mengapa hari ini mobil berada di Tulungagung, karena di daerah tersebut, jumlah PDP tertinggi kedua di Jatim sebanyak 588 PDP. Bahkan, di Tulungagung, 172 PDP meninggal dunia,” ujar dia.

Sebelum 2 unit mobil laboratorium PCR datang, pihaknya mengaku juga berkirim surat kepada BNPB tertanggal 11 Mei 2020, untuk meminta 15 unit mesin PCR untuk meningkatkan kapasitas swab pasien terindikasi Covid-19 di Jawa Timur.

Selain berkirim surat, Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan dirinya selaku Kepala Pelelaksana BPBD Jatim juga menghubungi langsung Kepala BNPB Doni Monardo terkait permintaan mesin PCR tersebut.

Baca  Warga Makassar Melanggar PSBB Diancam Sanksi Pidana

“Bahkan, sehari sebelum mobil datang, saya diberi nomor sopir dan tim medis yang ikut di mobil tersebut,” ujar dia.

Pemkot Surabaya, kata dia, juga sempat berkirim surat ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur untuk meminta layanan swab dari mobil PCR pada 22 Mei.

Namun, surat tersebut belum dibalas karena mobil laboratorium PCR baru datang pada 27 Mei 2020.

Jumat siang, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini naik pitam saat mengetahui dua mobil PCR dari BNPB itu beroperasi di Lamongan dan Tulungagung.

Baca  Liang Lahat Jenazah PDP Corona Sudah Digali, Ya Ampun Warga Menolak

Risma marah karena mengklaim mobil tersebut adalah bantuan khusus untuk Kota Surabaya.

Video Risma sedang marah saat berbicara dengan pejabat BNPB viral di media sosial.

Risma mengaku, secara khusus meminta bantuan mobil tersebut kepada BNPB untuk tes swab warga Kota Surabaya yang terindikasi terjangkit Covid-19.

Kepada wartawan, Risma bahkan menunjukkan chating dirinya dengan Kepala BNPB Doni Monardo perihal permintaan mobil mesin PCR tersebut. (bl)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketika Ijtimah Jamaah Tabligh Batal dan Pelantikan Uskup Baru Ruteng di NTT Tetap Digelar

Daerah

Pulang ke Sulsel, 12 Santri Ponpes Temboro Magetan Positif Corona 

Daerah

Daerah Terkendali Covid-19, MUI Sumut: Tetap Shalat Berjamaah di Masjid

Daerah

Viral, Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Oknum Polisi di Kendari Lawan Petugas

Daerah

Efek Corona: Tak Sanggup Beli Beras, 1 Keluarga di Mamuju Konsumsi Ubi Kayu

Daerah

Hilang Pekerjaan karena Wabah, Satu Keluarga Ditemukan Lemas dan Kelaparan di Tengah Kebun 

Daerah

Anies Akan Minta Petunjuk Ulama dalam Menyambut Ramadhan di Tengah Corona

Daerah

Kasus Corona Bertambah, Bupati Mimika Minta Jokowi Tutup Freeport