Home / Nasional

Jumat, 1 Mei 2020 - 21:31 WIB

Rektor pun Dapat Sembako Jokowi, Bukti Data Amburadul

Jakarta – Pemerintah telah membagikan paket sembako kepada masyarakat miskin yang terdampak virus Corona atau Covid-19.

Sayangnya, tidak semua masyarakat miskin kebagian. Sebaliknya, beberapa pejabat justru mendapatkan sembako.

Salah satu yang menerima bantuan sembako Jokowi yakni Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Prof. Dr. Musni Umar, SH, M.Si, Ph.D.

Musni Umar menerima sembako dalam tas berwarna merah putih bertuliskan ‘Bantuan Presiden RI Bersama Lawan Covid-19’.

Baca  Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek!

Musni Umar mengaku telah menyerahkan paket itu kepada Ketua BEM UIC karena dia merasa tidak layak menerima bantuan tersebut.

“Pagi ini sy mnrm Bansos dari Presiden RI. Karena sy merasa ada yg lebih memerlukan bansos, saya kemudian serahkan bansos tsb kpd Jalil Loilatu, Ketua BEM Universitas Ibnu Chaldun,” kata Musni Umar.

“Saya sarankan kalau ada Bansos terima, kalau merasa tdk berhak berikan yg lebih perlu,” tambahnya.

Baca  Basmi Mafia Alkes, Susi Usul ke Erick: Tenggelamkan Dua Kementerian Ini

Musni Umar membagikan foto saat dirinya menyerahkan sembako bantuan Presiden Jokowi itu kepada Ketua BEM UIC.

“Bansos dari Presiden RI yg sy terima, saya serahkan kembali kepada Jalil Loilatu, Ketua BEM Universitas Ibnu Chaldun. Saya sarankan kalau ada Bansos terima saja. Jika merasa tdk berhak berikan kepada yg lebih memerlukan. Tdk usah jadi polemik,” tandas Musni Umar.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyoroti pembagian sembako dari Presiden yang salah sasaran.

Baca  Covid-19 Tidak Perlu Dilawan, untuk Kebangkitan Ekonomi Ajaran Bung Karno Harus Dijalankan

Melalui akun Twitter-nya, anggota Komisi I DPR RI itu menyebut kasus yang dialami Musni Umar merupakan bukti bahwa data penerima sembako dari Presiden Jokowi amburadul.

“Data kita amburadul berantakan. Itulah yg dikeluhkan banyak kepala desa n pelaksana di bawah. Urus data begini saja belepotan. Duh, ironi negara maju,” kata Fadli Zon. (pojoksatu)

Share :

Baca Juga

Nasional

Menolak RUU Omnibus Law, Buruh Rencana Mogok Massal

Nasional

Jika Tak Diintervensi, 1.046 ODP Akan Mudik dari Jakarta

Kriminal

Pengakuan Istri Hakim PN Medan Zuraida Hanum: Saya Lagi Hamil, Dia Bawa Perempuan ke Rumah

Nasional

Lebaran Tahun Ini Jangan Harap Bisa Salaman dengan Jokowi

Nasional

Trump Ungkap Jokowi Minta Bantuan Ventilator dari AS

Nasional

MUI Jatim Sesalkan Petugas PSBB, Kasari Habib Umar Assegaf Bangil

Nasional

Sri Mulyani Amankan THR dan Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri. Ketua Korpri: Menyumbang Lebih Baik!

Nasional

Ditjen Imigrasi Kemkumham Memberikan Izin Tinggal Terpaksa kepada 2.643 WN Tiongkok