Home / Inspiratif

Kamis, 8 Agustus 2019 - 04:33 WIB

Ratusan Napi Penjara New York Ini Masuk Islam. Alasannyapun Sungguh Mengharukan

BERITAWAJO.COM – Penjara tak hanya menjadi kawasan untuk menghukum para penjahat, namun juga menjadi kawasan yang mendatangkan hidayah.

Salah satunya yaitu sebuah penjara bernama Penjara Sing Sing atau Sing Sing Correctional Facility yang berada di Kota New York, Amerika.

Penjara lama yang dibuka pertama kali di tahun 1826 tersebut ternyata menorehkan sejaran terhadap islam dan ternyata di sana memperlakukan muslim dengan baik.

Tak heran bila banyak tahanan muslim berharap bisa dipindahkan ke penjara Sing Sing. Di dalam penjara tersebut, seorang tahanan muslim bisa memperoleh kebebasan untuk melaksanakan shalat ataupun berpuasa.

Dilansir dari The New York Times, ada sekitar 250 tahanan muslim di penjara tersebut dan melaksanakan ibadah umat islam dengan bebas seperti shalat berjamaah dan berpuasa di bulan Ramadhan.

Menurut penuturan Imam penjara bernama Jon Young, hampir 80 persen napi di sana merupakan para mualaf yang memutuskan masuk islam sesudah mendekam di penjara. “Islam mempunyai disiplin yang mereka tidak terima sebelumnya.

Mereka jadi mempunyai rasa persaudaraan, saling melindungi satu sama lain,” ucapnya.

Tentunya Islam membawa perubahan dalam diri para napi dan hal tersebut terlihat oleh para keluarga napi diantaranya berkurangnya kata­-kata kasar, lebih rajin beribadah dan mempunyai perilaku yang positif.

Salah satu napi yang mersakan indahnya islam yaitu Ivan Seabrooks (41 tahun) yang telah dipenjara selama 13 tahun. Ia memperoleh hidayah masuk islam sekitar 6 tahun yang kemudian dikala berada di penjara Sing Sing.

Allahu Akbar…  Ivan yang dahulu sangat pemarah, berubah lebih penyabar dan bisa mempunyai tujuan hidup. Sehingga ia pun sekarang mendapat gelar sarjana.

“Menjadi muslim mengubah seluruh perspektif saya. Dulu saya yaitu seorang laki-laki yang pemarah. Islam mengajarkan kesabaran,” tuturnya.

Tak hanya memperbolehkan para napi melaksanakan ibadah, di dalam penjara tersebut pula para muslim diberi kebebasan untuk memperoleh ilmu atau pengajaran wacana agama. Karenanya setiap final berbuka puasa,

Young selaku imam penjara sering menawarkan pengajaran wacana agama. Melihat kenyataan ini, banyak para napi yang ingin dipindahkan ke penjara Sing Sing. Salah satunya yaitu Dontey Middleton (32 tahun) yang sekarang sudah menempati penjara Sing Sing.

“Di utara, di kawasan lain, kami selalu diawasi oleh polisi. Di sini, kami punya kebebasan setiap hari untuk mempelajari agama ini dan beribadah,” ucap Middleton.

Memang banyak penjara di Amerika yang tidak memfasilitasi keberadaan umat islam. Contohnya menyerupai penjara Auburn yang memberlakukan jam malam ketika di bulan Ramadhan sehingga mereka pun tak bisa berbuka puasa ataupun shalat berjamaah.

Sementara di penjara Wende, seorang napi berjulukan Darryl Holland dipaksa minum untuk menjalani tes urine, padahal ia sedang berpuasa ramadhan. Lantaran menolak, Holland pun ditempatkan di sel isolasi selama 77 hari.

Seharusnya tugas penjara memang mencetak langsung yang dulunya jelek menjadi baik dan hal ini perlu adanya akomodasi dan kebebasan dalam menjalankan ibadah. Sehingga ketika telah bebas, merekapun sanggup menjadi langsung yang lebih baik dan berkhasiat bagi agama dan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Mengharukan! Saat Corona Mewabah, Penjual Sate Bagi Sembako ke Ojek Online

Inspiratif

5 Tahun Lumpuh, Siapa Sangka Wanita Ini Sembuh Saat Menunaikan Haji

Inspiratif

Viral! Istri Tukang Ayam Belikan Mobil Mewah Rp 800 Juta untuk Suami

Inspiratif

Mengenal Yanti; Wanita Penyelamat Harimau Sumatera

Inspiratif

Keistimewaan Membaca Al Quran Surat Al Mulk Yang Luar Biasa,

Inspiratif

Injil Asli Ditemukan, Isinya Menjelaskan Isa Tidak Disalib dan Membenarkan Nabi Muhammad saw

Inspiratif

Curhat Sedih Pemilik Resto yang Dapat Order dari Driver Ojol. Bikin Mewek!

Inspiratif

Penemu 4G, 5G dan 6G dari ITB, Ternyata Mendapat Inspirasi dari al-Quran dan Hadis