Home / Nasional

Rabu, 12 Februari 2020 - 09:00 WIB

Poros Besar Pilpres 2024, Pengamat: Prabowo-Puan dan Anies Baswedan-AHY

BERITAWAJO.COM, JAKARTA – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Ari Junaedi memprediksi ada dua koalisi besar yang kemungkinan akan bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Koalisi pertama digawangi Partai Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, Nasdem dan PPP. Sementara koalisi lainnya digawangi Partai Demokrat, PKS dan PAN.


Foto Istimewa

Menurut Ari, koalisi pertama berpeluang mengusung Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto berpasangan dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Baca  Mahfud Sebut Beda Data Corona karena Pemda Telat Lapor

Selain itu juga tak tertutup kemungkinan koalisi ini bakal mengusung Prabowo berpasangan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpasangan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Nah, di poros yang lain kemungkinan ada PAN, PKS dan Demokrat. Poros ini bisa saja mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpasangan dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” ujar Ari kepada jpnn.com, Rabu (12/2).

Baca  Sri Mulyani: Pembayaran DBH ke DKI Setelah Audit BPK. Ketua BPK: Tak Ada Hubungannya!

Lantas, pasangan mana yang paling berpeluang unggul dari nama-nama yang disebutkan? Pembimbing program doktoral di pascasarjana Universitas Padjajaran ini menyebut segala kemungkinan dapat terjadi.

“Sebetulnya masih prematur membicarakan konstelasi pasangan capres cawapres 2024 karena perkembangan politik begitu dinamis,” pungkas Ari.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Baca  Roy Suryo Unggah Jejak Digital Dirut TVRI soal Gerwani, Organisasi yang Berafiliasi dengan PKI

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pemenang Lawan Covid-19

Nasional

Sultan Minta Jokowi Buka Data Zona Merah Corona: Pemerintah Tak Mau Jawab

Nasional

Anak Buah Luhut: Indonesia Memang Butuh 500 TKA Asal China

Nasional

Luhut: Pemerintah Cari Format Tepat Rekonsiliasi dengan PKI

Nasional

Cegah Penyebaran Corona, Sandiaga Canangkan Gerakan Nasional Masker

Nasional

Menakjubkan! Ini Bukti Keseimbangan (Simetris) Ayat Al-Quran

Nasional

Daerah Ingin Hentikan Operasi KRL, Luhut: Tak Semudah Membalikkan Tangan

Nasional

Minyak Dunia Jeblok, Luhut Belum Pertimbangkan Turunkan Harga BBM