Home / Nasional

Jumat, 5 Juni 2020 - 06:52 WIB

PNS Jangan Ngeluh Ya, Tahun Depan Gaji Dipotong Tiga Persen: Buat Apa Nih?

Mulai tahun depan, aparatur sipil negara (ASN) alias PNS harus bersiap-siap menyisihkan sebagian gajinya. Tapi PNS jangan mengeluh dulu karena dana tersebut akan digunakan untuk kepentingan bersama. Maka mulai 2021 nanti, pemerintah akan memungut iuran sebesar 3% dari besaran gaji untuk digunakan sebagai Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan Tapera bakal menghimpun dana para pegawai secara bertahap. Sebagai langkah awal, dia bakal membangun badan yang kredibel, serta mengawal pengalihan Taperum PNS ke BP Tapera, sebagaimana Keppres No 14/1993 dan Keppres 46/1994.

Baca  Aksi Demo Besar-besaran Honorer K2, Titi Purwaningsih: Bukan Upaya Menentang Pemerintah

“Kami mendapat amanah sesuai UU adalah bertugas menghimpun dana murah jangka panjang yang layak dan terjangkau, dan untuk mewujudkan mimpi rumah pertama. Jadi kami bangun kredibilitas badan dan kemudian fokus ke ASN yang dulu peserta Taperum. Di 2021 kita mengawal pengalihan program FLPP bersatu ke dalam BP Tapera. Ini fokus kami 2 tahun pertama,” ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (5/6/2020).

Baca  Heboh! IDI Sebut Angka Kematian Akibat Corona di Indonesia Capai 1.000

Setelah ASN, lanjut Adi, BP Tapera akan memperluas penarikan iuran menuju BUMN, BUMD, TNI dan Polri. Rencananya langkah ini akan dilakukan pada 2022 dan 2023 mendatang.

Adapun untuk pihak swasta ditargetkan bisa mulai dilakukan paling lambat 7 tahun setelah PP diterbitkan. Namun, langkah tersebut bisa dilakukan saat institusi ini sudah mendapatkan kepercayaan.

“Segmentasi beralih ke BUMN, BUMD, BUMdes dan TNI Polri, kemudian pengembangan layanan Tapera melalui aplikasi digital platform,” jelasnya.

Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera Eko Arianto menambahkan, salah satu asas pengelolaan dana Tapera adalah gotong royong. Oleh karena itu, program ini merupakan pengembangan dari program Tapera yang melengkapi Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Baca  Bukan Prank! Sumbangan PNS Jabar untuk Corona Hampir Capai Rp11 M

“Maka azaz gotong royong ini jadi pilar landasan beroperasinya BP Tapera. Yang menjadi peserta program Tapera adalah seluruh pekerja yang ada di Indonesia. Dan sifatnya sudah disampaikan ini adalah tabungan wajib. Jadi seluruh pekerja, baik pekerja yang dipekerjakan atau pekerja penerima upah dan pekerja mandiri,” jelasnya. (bl)

Share :

Baca Juga

Nasional

Soal Desa yang Tak Salurkan BLT, Kemendes Akan Berikan Sanksi

Nasional

Bentuk 3 Satuan Baru, Ini Penjelasan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Nasional

Pembatasan Sosial Skala Besar, Anies: Jakarta Sudah Lakukan. Ini Jawaban Balasan Istana

Nasional

Punya Kemesraan dengan China, Kepedulian Luhut Diuji dalam Kasus Kematian WNI di Kapal China

Nasional

Yusril Minta Indonesia Segera Lockdown: Corona Makin Parah Jika Telat Dilakukan

Global

Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung

Nasional

Terungkap, Begini Janji Luhut Atur 500 TKA China Masuk ke Sultra

Nasional

Buka-bukaan Pemerintah Soal 500 TKA China yang Bakal Masuk RI