Home / Nasional

Selasa, 7 April 2020 - 13:21 WIB

Pigai: Jokowi Harus Tuntut China karena Covid-19, Hapus Semua Utang

Jakarta – Setidaknya, sudah ada 2.491 kasus positif corona yang sudah terdeteksi pemerintah Indonesia, 209 orang pun dinyatakan meninggal dunia.

Atas dasar itu, aktivis Natalius Pigai meminta kepada pemerintah Indonesia bersikap tegas terhadap pandemi yang telah membuat rakyat cemas. Salah satunya dengan meminta pertanggungjawaban dari China.

“Saya usul pemerintah dan rakyat Indonesia meminta kompensasi atas kelalaian Tiongkok membendung penyebaran virus (corona) seluruh dunia, termasuk Indonesia,” tegas Pigai di akun Twitternya.

Baca  Sebut Konstitusi di Atas Kitab Suci, Anggota Komisi VIII Minta Kepala BPIP Berhenti Bikin Gaduh

Kompensasi tersebut patut ditagih pemerintahan Presiden Joko Widodo mengingat virus ini pertama kali mencuat di Kota Wuhan, China.

“Kompensasi bisa berupa penghapusan semua utang di Indonesia, serta jaminan restitusi dan remedial bagi korban virus corona,” tandas mantan Komisioner Komnas HAM ini.

Berdasarkan data statistik utang luar negeri Indonesia (SULNI) yang dirilis Bank Indonesia (BI) per September 2019 menurut negara pemberi kredit, utang Indonesia yang berasal dari China tercatat sebesar 17,75 miliar dolar AS.

Baca  Basmi Mafia Alkes, Susi Usul ke Erick: Tenggelamkan Dua Kementerian Ini

Bahkan jika dilihat secara global, utang luar negeri Indonesia hingga Januari 2020 mencapai 410,8 miliar dolar AS.(Rmol)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dianggap Tak Punya Dana Bansos, Anies Jawab Pemerintah Pusat

Nasional

Survei: Penanganan Corona oleh Provinsi Lebih Baik dari Pusat

Nasional

Honorer K2 Minta Passing Grade Turun, Pati Sunandar: Namanya Makin Tua, Daya Ingat Berkurang

Nasional

Dugaan Korupsi Asabri, Ini Agenda Erick Thohir ke Prabowo dan Mahfud MD

Nasional

Puji Anies: Ketua Gugus Tugas, Kasus Corona di Jakarta Menyusut Drastis

Nasional

Menag Fachrul Razi: Jadilah Penceramah yang Menyejukkan

Nasional

Said Iqbal: Jangan Halangi Puluhan Ribu Buruh Demo 30 April

Nasional

Jubir Pemerintah RI Bantah Tudingan Manipulasi Data Kasus Corona