Home / Global

Sabtu, 23 Mei 2020 - 05:06 WIB

Pesawat Jatuh di Pemukiman Warga, 90 Orang Tewas

Pesawat penumpang Airbus A320 milik Pakistan International Airlines (PIA) yang membawa hampir 100 orang penumpang, jatuh di dekat Kota Karachi hari ini. Kecelakaan terjadi di daerah perumahan di selatan kota Karachi, saat pesawat sedang terbang menuju bandara.

Pesawat PIA dengan nomor penerbangan PK 8303 itu hampir mendarat di bandara Jinnah International Airport, sebelum akhirnya jatuh di dekat perumahan sehingga memicu ledakan dan menimbulkan gumpalan asap tebal ke udara.

Baca  Filipina Lockdown, Duterte: Pembuat Onar Akan Ditembak Mati!

Menteri Penerbangan Federal, Ghulam Sarwar Khan, mengatakan sekitar 90 orang penumpang meninggal dalam kecelakaan pesawat, sementara satu penumpang dipastikan selamat. Kecelakaan menyebabkan lima rumah dan beberapa mobil hancur.

“Terima kasih banyak. Tuhan telah berbelas kasih kepada saya,” kata penumpang selamat bernama Zafar Mahmood, seperti dikutip Channel News Asia, Jumat 22 Mei 2020.

Baca  Gawat! Gara-Gara Terlalu Lama Dikarantina, Banyak Pasangan Ajukan Permohonan Cerai

Pasca kejadian, petugas penyelamat dan penduduk setempat membantu mengevakuasi korban kecelakaan dari puing-puing. Menurut kesaksian warga setempat, tembok rumah mereka sempat bergetar sebelum ledakan besar terdengar di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Saya baru pulang dari masjid ketika melihat pesawat miring di satu sisi. Suaranya sangat aneh. Pesawat itu terbang sangat rendah sehingga dinding rumah saya bergetar,” ucap saksi bernama Hassan.

Baca  Terbongkar! Lab Virus Wuhan Masih Simpan 1500 Virus Mematikan, Diungkap Peneliti Senior

Juru bicara maskapai PIA, Abdullah Hafeez Khan, mengatakan penerbangan itu hilang kontak dengan kontrol lalu lintas udara setelah pukul 14.30 waktu setempat.

“Yang terakhir kami dengar dari pilot, dia mengalami masalah teknis. Dia diberitahu dari pendekatan terakhir bahwa landasan pacu telah siap dan dia bisa mendarat, namun pilot memutuskan bahwa dia ingin berputar-putar. Ini adalah inisden yang sangat tragis,” ujar Abdullah. (viva)

Share :

Baca Juga

Global

Palestina Keadaan Darurat!

Global

China Tolak Penyelidikan Independen Soal Asal Usul COVID-19

Global

AS Imbau Warganya untuk Meninggalkan Indonesia

Global

Pasca Lockdown, Malaysia Mulai Kembali Aktivitas Ekonomi Senin Depan

Global

Arab Sumbang 20 Ton Alat Medis untuk Indonesia Tangani Corona

Global

Trump Bersumpah Bakal Buat China Tanggung Jawab soal Corona

Global

1.247 Warga Tiongkok Dapat Izin Tinggal Terpaksa di Indonesia, 118 WNA Ditolak Masuk

Global

Baru: Larangan Terbang Saudi untuk 52 Negara Termasuk Indonesia