Home / Daerah

Minggu, 29 Maret 2020 - 01:53 WIB

Pemprov Aceh Siapkan Kuburan Massal Korban Virus Corona

Juru Bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

Juru Bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

BERITAWAJO.COM – Pemerintah Aceh terus mempersiapkan berbagai upaya untuk menghadapi penyebaran wabah virus corona yang kian hari makin memburuk. Salah satu langkahnya yaitu menyiapkan lahan kuburan massal untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia.

Juru bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan meski informasi terkait lokasi penguburan massal bukanlah kabar baik untuk disampaikan, ia menyebut harus menginformasikannya sebagai salah satu bukti kesiapan pemerintah daerah.

“Satu hal barangkali yang tidak menyenangkan, tapi saya ingin sampaikan. Pemerintah Aceh sedang mempersiapkan tanah untuk kuburan massal korban virus corona,” ujarnya saat menyampaikan update corona di Aceh, yang disiarkan secara live pada laman facebook, Biro Humas Pemerintah Aceh, Minggu (29/3).

Baca  Dahnil Anzar Tegur Denny Siregar; Kalau Mau Bantu Jokowi Mending Diam Jangan Sok Tahu!

Menurut Saifullah, mempersiapkan lokasi penguburan pasien meninggal dunia menjadi langkah yang tak ha ya dilakukan Indonesia tetapi juga dilakukan 160 negara lainnya. Rencana itu dinilai Saifullah wajar ditengah rasio kematian akibat COVID-19 di Indonesia termasuk yang tertinggi di atas rasio kematian di negara lain.

“Berdasarkan pengalaman tersebut tentu kita harus mempersiapkan segala sesuatunya. Kita persiapkan ruang perawatannya, kita persiapkan peralatannya, kita persiapkan SDM-nya. Dan juga tentu saja kita tidak bisa nafikan kalau takdir menentukan, barangkali dipanggil oleh Allah walaupun sudah dipertahankan diobati dengan sebaik-baiknya. Kita harus menyiapkan tempat,” ungkap.

Baca  Kasihan! Suami Kerja di RS Wisma Atlet, Istri dan Anak Positif Corona

Untuk memastikan kesiapannya, Sabtu (28/3) pagi, kata Saifullah, Sekda Aceh telah melihat langsung lokasi kuburan massal tersebut. Menurut Saifullah, ditargetkan dalam waktu dekat tanah itu bisa dimiliki dan digunakan oleh Pemerintah Aceh.

“Bapak Sekda Aceh, Taqwallah, sudah melihat lokasinya. Mudah-mudahan bisa langsung dalam waktu dekat kita memiliki satu tempat untuk memakamkan jenazah korban virus corona ini,” tuturnya.

Tercatat berdasarkan data per Sabtu (28/3), Jumlah total Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 416 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 39 orang, namun tiga diantaranya masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Baca  Aneh! Wakil Ketua DPRD Trenggalek Masuk Data Penerima BLT Kemensos

Sementara pasien positif corona di Aceh sebanyak empat orang. Tiga diantaranya tengah menjalani perawatan di rumah sakit, dan satu pasien yang diketahui merupakan warga asal Lhokseumawe meninggal dunia saat ia masih berstatus PDP.

“Sedangkan satu lagi (PDP) meninggal dunia yang dibawa pulang ke Aceh Utara, itu sampai sekarang hasil uji swab yang di periksa di Laboratorium Balitbangkes Jakarta memang belum ada hasil yang kami terima,” kata Saifullah.

Sumber

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Dan Ulama Sampang Sepakat Tak Ada Larangan Beribadah di Masjid Selama Bulan Puasa
500 WNA Asal China Bakal Masuk

Daerah

500 WNA Asal China Bakal Masuk ke Sultra, Ali Mazi: Jelas Kita Tolak!

Daerah

Remaja Masjid dan Masjid Dilempari Batu, Anggota Geng Motor Diamuk Massa

Daerah

Bocah Penjual Jalangkote Korban Bully Dapat Sepeda dan Beasiswa

Daerah

Anies: Baru Setengah Hari, 38 Jenazah Diduga Corona Dimakamkan

Daerah

Jadi Imam dan Khatib Salat Idul Fitri, Jawaban Bupati Karanganyar di Grup WhatsApp

Daerah

Gara-gara Kejar Ceklok, ASN Dilindas Mobil

Daerah

Sekitar 800 Masjid di Kota Bekasi akan Gelar Salat Idul Fitri