Home / Ekonomi

Rabu, 29 April 2020 - 18:17 WIB

Pemerintah Terbitkan Surat Utang Raup Rp11,38 Triliun

Jakarta – Kementerian Keuangan meraup Rp11,38 triliun dari hasil penerbitan Surat Utang Negara (SUN) tambahan atau greenshoe option sebanyak lima seri. Nilai yang dimenangkan sekitar 81,34 persen dari total penawaran yang masuk mencapai Rp13,99 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan pada Rabu (29/4), penerbitan terbagi atas seri FR0081, FR0082, FR0080, FR0083, dan FR0076.

Penerbitan SUN dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI) dengan tanggal penerbitan 30 April 2020.

Baca  Waduh, Ustadz Yusuf Mansur Diduga Melakukan Penipuan Bisnis

Secara rinci, seri FR0081 mendapat tawaran mencapai Rp4,87 triliun, namun nominal yang dimenangkan hanya Rp2,88 triliun. Sementara, rata-rata imbal hasil (yield) yang dimenangkan sebesar 7,56 persen dengan kupon 6,5 persen dan jatuh tempo 15 Juni 2025.

Lihat juga: BI Suntik Pasar Uang Rp503,8 Triliun Hingga April
Lalu, nominal SUN seri FR0082 yang dimenangkan sekitar Rp921,8 miliar dari penawaran mencapai Rp1,55 triliun. Rata-rata yield sebesar 8,08 persen, kupon 7 persen, dan jatuh tempo 15 September 2030.

Baca  Pengamat: Presiden Jokowi Harus Segera Buka Data Perjanjian Utang Dengan China¬†

Kemudian, penawaran FR0080 mencapai Rp2,53 triliun dari total penawaran Rp2,53 triliun. Rata-rata yield sebesar 8,12 persen, kupon 7,5 persen, dan jatuh tempo 15 Juni 2035.

Selanjutnya, nominal seri FR0083 yang dimenangkan sebesar Rp2,89 triliun dari penawaran pada jumlah yang sama. Rata-rata yield 8,16 persen, kupon 7,5 persen, dan jatuh tempo 15 April 2040.

Lihat juga: Pegawai BI Tetap Dapat THR di Tengah Pandemi Corona
Terakhir, nominal seri FR0076 yang dimenangkan juga sama dengan penawaran yang masuk senilai Rp2,13 triliun. Rata-rata yield 8,24 persen, kupon 7,37 persen, dan jatuh tempo 15 Mei 2048.

Baca  Setengah Miliar Orang Diprediksi Jatuh Miskin, RI Harus Waspada!

Pemerintah tengah gencar menerbitkan surat utang untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan penanganan dampak pandemi virus corona atau covid-19 di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan anggaran untuk penanganan pandemi corona akan mencapai Rp405,1 triliun. (cnn)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Aduh! Sudah 1,65 Juta Pekerja Kena PHK. Ini Solusi Pemerintah

Ekonomi

Peneliti: Pemerintah Harus Siapkan Dana untuk Corona 2.000 Triliun

Ekonomi

Kemarin Anjlok Rp 12.000/Gram, Harga Emas Bakal Nyungsep?

Ekonomi

Faisal Basri: Indonesia Pinter, yang Murah Dijual, yang Mahal Dibeli
Indonesia Belum Turunkan Harga BBM

Ekonomi

Jokowi Tunggu Apa Lagi, Indonesia Satu-satunya Negara di Asia Tenggara yang Belum Turunkan Harga BBM

Ekonomi

Emil Salim: Hati-hati, Pemerintah Sedang Berjalan Di Seutas Tali

Ekonomi

Dampak Corona, Utang BUMN Jatuh Tempo Bikin Erick Thohir Cemas

Ekonomi

Kenapa Pemerintah Tak Cetak Uang dan Dibagikan ke Rakyat, Bu Sri Mulyani?