Home / Nasional

Jumat, 24 April 2020 - 17:55 WIB

Pelabuhan Merak Tak Jadi Hentikan Layanan untuk Pemudik

Cilegon – Pelabuhan Merak, Banten, tidak jadi menghentikan layanan angkut penumpang selama ada larangan mudik di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten, Nurhadi Unggul Wibowo mengatakan Pelabuhan Merak tetap melayani penyeberangan orang, baik dari Jawa menuju Sumatera atau sebaliknya.

Dia menjelaskan larangan mudik hanya berlaku bagi zona merah atau wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Nurhadi mengatakan hal ini sesuai dengan Permenhub nomor 25 tahun 2020.

“Yang dilarang adalah keluar masuk zona merah, PSBB dan aglomerasi zona PSBB. Karena Pelabuhan Merak tidak masuk di dalam PSBB, angkutan orang, barang, masih bisa beroperasi dan melayani,” kata Nurhadi ditemui di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Jumat (24/4).

Baca  Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung

Seluruh wilayah perbatasan yang melaksanakan PSBB sudah di jaga oleh personel gabungan TNI-Polri. Nurhadi yakin tidak ada kendaraan umum maupun pemudik yang lolos melintas.

Selain itu, ada titik pemeriksaan di berbagai lokasi yang semakin mempersempit ruang gerak pemudik.

“Semua jalan keluar masuk PSBB kan di jaga, jadi sampai sini (Merak) asumsinya dia bukan berasal dari daerah PSBB. Untuk kendaraan yang melakukan pengecekan itu kan dari kepolisian, kalau dia bukan dari daerah PSBB maka boleh masuk, kalau berasal dari PSBB maka harus putar balik,” ujarnya.

Baca  Kisah Masuk Islam: Seorang Perawat Dan Pasien Muslim

Dia mengatakan setiap titik pemeriksaan akan dijaga minimal 20 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP hingga Dishub pemerintah daerah. Bagi pemudik yang berasal dari zona merah, maka akan disuruh putar balik ke daerah asal.

Wakapolda Banten Brigjen Tomex Koerniwan mengatakan kondisi hari pertama pemberlakuan larangan mudik di wilayahnya terpantau jalanan terlihat lengang.

“Satu dua hari ini kita cek dulu, lakukan persiapannya. Supaya sendi ekonomi masyarakat normal, kita fokuskan truk sembako. Kita sudah cek di beberapa ruas sudah lengang, didominasi truk barang,” kata Tomex di tempat yang sama.

Sebelumnya, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merek, Hasan Lessy menyampaikan Pelabuhan Merak tidak akan melayani penumpang yang akan menyeberang menuju Bakauheni mulai Jumat (24/4). Aturan itu menyesuaikan larangan mudik dari pemerintah di tengah pandemi Covid-19.

Baca  Faisal Basri Heran Banyak Menteri 'Jegal Gubernur Anies' Agar Tidak Lockdown Jakarta

Namun khusus kendaraan yang mengangkut sembako, bahan kebutuhan pokok dan yang menyangkut hajat hidup orang banyak lainnya akan tetap dilayani. Hal itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi.

“Ya, artinya kalau sudah ada warning dari pemerintah seperti itu ya kita menyesuaikan, kita ikuti pemerintah. Kapal operasi secara normal, kalau sudah ada pembatasan kita sesuaikan dengan pemerintah,” kata Hasan saat ditemui di kantornya, Kamis (23/4). (ynd/pmg)

Share :

Baca Juga

Nasional

500 TKA China Tak Jadi ke Sultra, 3.000 Tenaga Kerja Lokal Bakal Kehilangan Pekerjaan

Nasional

Anies Minta Data WNA China yang Masuk Jakarta ke Imigrasi, Tapi…

Nasional

Jokowi Diminta Bubarkan Stafsus Milineal, Apa Pekerjaan Mereka?

Nasional

Strategi Perang Corona Jusuf Kalla: Selamatkan Nyawa Baru Selesaikan Ekonomi

Nasional

Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Surati Jokowi. Begini Isi Suratnya!

Nasional

Rizal Ramli Sebut Kelas Glodok, Ahok: Orang Glodok Top Lo Usahanya

Nasional

Menaggapi Wacana Darurat Sipil, Ini Seruan Habib Rizieq dari Tanah Suci

Nasional

Adhie Massardi: Strategi Lawan Covid-19 Harus Diganti, Pakailah Jurus Nabi Nuh Dan Yusuf!