Home / Islam

Rabu, 18 Maret 2020 - 09:45 WIB

MUI: Tak Ada Perintah Melarang Shalat Jumat Karena Virus Corona. Itu Pelintir!

Ketua MUI Jatim Abdusshomad Bukhori (Foto: Faiq Azmi/detikcom)

Ketua MUI Jatim Abdusshomad Bukhori (Foto: Faiq Azmi/detikcom)

BERITAWAJO.COM – MUI yang diwakili MUI Jawa Timur menilai banyak pemberitaan salah terkait fatwa MUI No 14 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19. Olehnya itu, sudah menjadi kewajiban untuk meluruskan fatwa tersebut.

Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori mengatakan bahwa dirinya ingin meluruskan terkait perkembangan berita yang beredar mengenai banyaknya pemberitaan yang menyebabkan salah paham sehubungan dengan fatwa MUI tersebut.

“Banyak pihak bertanya kepada kami dewan pimpinan MUI Jatim terkait fatwa tersebut. Jadi kami mengajak kepada masyarakat khususnya umat Islam untuk membaca fatwa MUI secara cermat supaya tidak terjadi kesalahfahaman,” kata Abdusshomad saat dikonfirmasi di kantor MUI Jatim Jalan Dharmahusada Rabu (18/3/2020).

Baca  Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo; Ayo ke Masjid, Galakkan Shalat Berjamaah. Virus Corona adalah Ciptaan Allah

Dia menjelaskan bahwa fatwa MUI tidak melarang orang untuk melaksanakan salat Jumat. Apalagi sampai menyuruh orang tidak salat Jumat dengan alasan adanya wabah corona.

“Kami tegaskan bahwa salat Jumat hukumnya wajib. Tidak ada yang namanya MUI menyuruh orang tidak salat Jumat dengan alasan wabah virus corona,” tegasnya.

Abdusshomad kemudian menjelaskan ada kondisi tertentu yang menjadi pengecualian orang tidak salat Jumat di dalam fatwa MUI. Yakni bila orang tersebut betul-betul sakit atau secara jelas terpapar virus, maka harus mengisolasi dirinya.

Baca  Ini Lima Daerah yang Melakukan 'Lockdown' Guna Mencegah Penyebaran Corona

“Karena bisa menularkan pada orang lain. Jika dia yang memaksakan diri ke luar bebas, berarti telah berbuat bahaya pada orang lain. Kemaslahatan orang banyak harus menjadi perhatian,” terangnya.

Tak lupa, MUI Jatim mengimbau warga agar melakukan ikhtiar dengan meminimalisir untuk tidak mendatangi tempat keramaian. Apalagi tidak ada hal yang diperlukan dan mendesak.

Baca  Filipina Lockdown, Duterte: Pembuat Onar Akan Ditembak Mati!

“Sedapat mungkin tidak perlu mendatangi keramaian. Dan jangan lupa untuk memelihara kebersihan,” pungkasnya.

Bagi pembaca yang ingin melihat lebih jauh fatwa MUI No 14 Tahun 2020, silahkan download DI SINI

Share :

Baca Juga

Islam

Ustadz Adi Hidayat: Jenazah Pasien Covid-19 Syuhada, Tidak Boleh Ditolak

Islam

“Saya Tidak Takut Corona Saya Takut Pada Allah,” Ini Jawaban Ustaz Abdul Somad

Islam

Ternyata Palsu! Kisah Ali Bin Abi Thalib Bertemu Malaikat Jibril Dan Mikail

Islam

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo; Ayo ke Masjid, Galakkan Shalat Berjamaah. Virus Corona adalah Ciptaan Allah

Islam

4.000 Guru Tahfidz Alquran Terima Tunjangan Kehormatan

Islam

Awas! Ancaman Pandangan Mata Dapat Mencelakai Orang Lain

Islam

UAS; Jangan Karena Corona Kita Benci Suku!

Islam

Qori dan Imam Terkenal Syeikh Abu Bakr al-Shatri Terinfeksi Virus Corona COVID-19