Home / Nasional

Selasa, 31 Maret 2020 - 11:43 WIB

MUI Kecam Sikap Pemerintah Akan Gunakan Cara Darurat Sipil, Malah Jauh dari Konstitusi

BERITAWAJO.COM – Rencana pemerintah yang akan menerapkan status darurat sipil apabila situasi wabah Coronavirus disease (Covid-19) terus memburuk mendapatkan kritik keras dari berbagai pihak.

Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Erfandi menjelaskan, seharusnya pemerintah menerapkan darurat kesehatan nasional, sehingga memberlakukan Pasal 55 UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Rencana penerapan Darurat Sipil, tegas Erfandi tidak memiliki kesesuaian dengan kondisi wabah Covid-19 yang saat ini penyebarannya semakin luas.

Baca  Jubir Penanganan Corona; 227 Spesimen Diduga Terjangkit, 13 Diduga Kuat Positif!

“Pemerintah harus konsekuen memberlakukan UU Karantina terhadap virus Covid-19, sehingga berdasarkan Pasal 55 UU Karantina pemerintah menyediakan kebutuhan rakyatnya untuk menyelamatkan wilayah Indonesia dari merebaknya wabah Corona,” kata Erfandi, Senin (30/3).

Pengajar Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) ini mengatakan, Presiden Jokowi sebagai kepala negara dan sekaligus pemerintahan diberi mandat oleh Undang Undang untuk bertanggung jawab dalam melaksanakan UU yang relevan dengan kondisi wabah virus asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China itu.

Baca  Akhirnya, Pemerintah Akui Terlambat Deteksi Dini Corona: Begini Pengakuannya

Ia menyayangkan pernyataan jurubicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman yang mewacanakan pemberlakukan status darurat sipil Corona.

Ia menilai seharusnya pemerintah taat pada penerapan Konsitusi yang sesuai dengan produk perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Pemerintah jangan berspekulasi dengan menerapkan darurat sipil karena secara yuridis masih ada UU yang mengatur karantina kesehatan itu. Salah kebijakan menggunakan darurat sipil karena tidak ada korelasinya, sebagai negara hukum patokannya pada Undang-Undang,” ungkap Alumni Universitas Trunojoyo Madura ini.

Baca  Blak-blakan, Penasihat Gedung Putih Sebut Alat Tes Uji Covid-19 yang Diterimanya dari China Adalah Palsu

Sumber

Share :

Baca Juga

Nasional

Narapidana Sumbang APD untuk Penanganan Wabah Virus Corona

Nasional

Sandi Desak Lockdown: Ekonomi Bisa Dinegosiasikan, Nyawa Tak Diperdebatkan

Nasional

Jokowi Sentil Anies Cs: Jangan Mau Enaknya Doang

Nasional

Jadi TKW di Arab Saudi, Samra Bertemu Jodohnya Pria Ganteng Asal Amerika Lewat Game Online

Nasional

Waketum MUI: DPR Sudah Singa Ompong Bagaikan Singa Tua

Nasional

Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan
Token Listrik Gratis

Nasional

Token Listrik Gratis Bulan Mei, Ini Cara Mendapatkan via WhatsApp dan Website PLN

Nasional

MUI Desak Jokowi Tolak TKA China Masuk ke Indonesia