Home / Nasional

Jumat, 8 Mei 2020 - 21:38 WIB

MUI Desak Jokowi Tolak TKA China Masuk ke Indonesia

Sebanyak 32 Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi memberikan sikap dan catatan terhadap pemerintah dalam menangani adanya wabah virus Corona atau COVID-19 yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

MUI mendesak kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk menolak masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya yang berasal dari negara China dengan alasan apapun juga.

“Karena TKA dari negara China adalah transmitor utama virus COVID-19 yang sangat berbahaya dan mematikan,” kata Ketum DP MUI Provinsi DKI Jakarta, KH. Munahar Muchtar mewakili 32 DP MUI Provinsi di Jakarta.

Baca  MUI Bahas Fatwa Shalat Tanpa Wudhu dan Tayamum bagi Petugas Medis yang Tangani Corona

Munahar juga meminta dengan tegas kepada presiden republik Indonesia untuk membatalkan kebijakan Menteri Perhubungan yang membuka dan melonggarkan moda transportasi dalam semua matra baik darat, laut maupun udara sebelum penyebaran dan penularan virus COVID-19 ini benar-benar dapat terkendali dan bisa menjamin tidak akan ada lagi penularan baru;

Kemudian, memerintahkan kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan MUI pada semua tingkatan (kabupaten, ota, kecamatan dan kelurahan/desa/nagari) dalam masa pandemi virus Corona ini, untuk mengawasi dan mengawal wilayahnya masing-masing dari keberadaan tenaga kerja asing.

Baca  Pilpres 2024, Gerindra Diprediksi tak Usung Anies Baswedan

“Jika ditemukan maka segera melapor kepada lembaga pemerintah terkait, agar supaya mereka dapat dipulangkan ke negara asalnya,” ucapnya.

Tak hanya itu, Dewan Pimpinan MUI se-Indonesia mendesak kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk tetap konsisten dan berkomitmen dalam menegakkan Pancasila dan UUD Tahun 1945 dalam setiap kebijakannya.

“Dan kami pun bertekad akan senantiasa menjadi garda terdepan dalam mengawal dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata dia.

Baca  Ilmuwan Lintas Universitas Perkirakan Sudah Ada 32 Ribu Kasus Positif Corona di DKI

Ia juga mendesak kepada presiden, para menteri, para gubernur, para bupati dan para walikota se-Indonesia untuk senantiasa mengedepankan sikap serta semangat nasionalisme dan patriotisme dalam memimpin negeri tercinta Indonesia, sehingga NKRI tetap utuh, maju dan bersatu selama-lamanya. (viva)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mahasiswa Muslim Desak Pemerintah Buka-bukaan Data Corona, Meskipun Pahit

Nasional

Tolak Ajakan Berdamai Jokowi, Muhammadiyah Terus Lawan Corona

Nasional

Klarifikasi Deddy Corbuzier soal Podcast dengan Siti Fadilah yang Jadi Sorotan

Nasional

Honorer K2 Minta Passing Grade Turun, Pati Sunandar: Namanya Makin Tua, Daya Ingat Berkurang

Nasional

Siapkan Duit Rp 720 Triliun, Luhut: Jangan Bilang Saya Mengurusi Semua, Ini juga Bidang Saya

Nasional

Margarito: Jokowi Berdirilah di Podium Istana, Jelaskan Kenapa BBM Belum Turun! 

Nasional

Menko Polhukam Akhirnya Bertemu Duta Besar India. Apa Isi Pertemuannya?

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini