Home / Peristiwa

Sabtu, 11 April 2020 - 18:18 WIB

Mengerikan, Ini Penjelasan Ahli Geologi Soal Dentuman Misterius di Jabodetabek

Jakarta – Sampai saat ini belum diketahui asal dentuman yang mengagetkan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, antara Jumat 10 April malam hingga Sabtu (11/4/2020) dini hari belum terpecahkan.

Ahli dari Laboratorium Bumi dan Antariksa Departemen Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia, Judhistira Aria Utama menduga, suara dentuman itu berasal dari longsoran bawah tanah.

“Suaranya terdengar dari dalam bumi seperti suara meriam dan berulang meski tidak jeda waktunya. Boleh jadi bersumber dari longsoran bawah tanah. Longsoran yang dipicu deformasi batuan yang melampaui batas elastisitas batuan akan disertai pelepasan energi yang terdengar sebagai suara dentuman,” kata Judhistira dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2020).

Baca  Video Viral Meteor Meledak di Langit Timbulkan Suara Mengerikan

Kendati demikian, dirinya mengaku belum bisa menyimpulkan dentuman itu berasal dari daerah mana.

“Faktanya, PVMBG dan BMKG juga sudah membantah kemungkinan dari gempa (tidak ada gempa kekuatan besar yang sedang terjadi) maupun letusan gunung api,” ucapnya.

Dia juga tidak sependapat jika dentuman itu berasal dari peristiwa atmosferik atau yang terjadi di atmosfer. Dia menjelaskan, tak ada masyarakat yang melihat adanya benda terbang yang sedang bergerak dengan kecepatan suara.

Baca  Lecehkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Komika Asal Medan Ditangkap

“Bila diasumsikan sumber dentuman dari peristiwa atmosferik faktanya tidak ada yang melihat benda terbang yang sedang bergerak dengan kecepatan suara. Demikian pula tidak ada saksi mata yang melihat adanya meteor besar yang disebut fireball atau bollide,” ujar Judhistira.

Anak Krakatau sendiri memang meletus, Jumat (10/4/2020) malam. Warga Kalianda, Lampung Selatan, lari ke tempat yang lebih tinggi, setelah mendengar suara letusan Gunung Anak Krakatau.

Baca  Ini 13 Mitos dan Fakta Terkait COVID-19. Nomor 3 Paling Banyak!

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM di situs magma.vsi.esdm.go.id, letusan Gunung Anak Krakatau terjadi sebanyak dua kali pada Jumat malam. Letusan pertama terjadi pada pukul 21.58 WIB, dengan estimasi kolom abu mencapai ketinggian 357 meter di atas permukaan laut

Sementara, letusan kedua terjadi pada pukul 22.35 WIB, dengan estimasi kolom abu mencapai ketinggian 657 meter di atas permukaan laut. (AK)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Masalah Corona Belum Selesai, Kini Gunung Semeru Mengeluarkan Awan Panas Masuk Level Waspada

Peristiwa

Nenek 70 Tahun di Bogor Ditampar Petugas, Beras Bansos Miliknya Juga Dipotong 15 Kg

Peristiwa

Dentuman di Jakarta-Bogor Bukan dari Anak Krakatau, Mari Cek dari Mana Sumbernya?

Peristiwa

Kocak! Maling Sepeda di Makassar Diintip Pemilik dari CCTV Sambil Main Domino

Peristiwa

Tiwi Dan Rian, Dua Sejoli yang Menikah dengan Mengenakan APD
WNI Pekerja di Kapal China

Peristiwa

3 Jenazah WNI Pekerja di Kapal China Dibuang ke Laut Lepas, DPR Minta Kemenlu Lindungi ABK yang Hidup

Peristiwa

Diana Tiba-tiba Jatuh Terkapar di Tepi Jalan, Warga Langsung Menghindar

Inspiratif

5 Tahun Lumpuh, Siapa Sangka Wanita Ini Sembuh Saat Menunaikan Haji