Home / Inspiratif

Jumat, 1 Desember 2017 - 14:07 WIB

Mengenal Yanti; Wanita Penyelamat Harimau Sumatera

Yanti Musabine ketika menyelamatkan Giring dengan Menyeberangi Sungai Seblat  Mengenal Yanti , Perempuan Penyelamat Harimau Sumatera
Yanti Musabine ketika menyelamatkan Giring dengan Menyeberangi Sungai Seblat
Yanti yakni seorang dokter Hewan lulusan Universitas Airlangga angkatan 194. Kecintaan kepada binatang mengakibatkan beliau terjuan di dunia “wildlife”. Setelah malang-melintang menjadi sukarelawan penyelamat binatang, sekarang Yanti bekerja di Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Benkulu untuk menangani bidang konservasi satwa liar.

Yanti Musabine Dari Relawan menjadi PNS untuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam

Sebelumnya, pada tahun 2002 , Yanti mulai bekerja sebagai relawan dokter binatang di Pusat Penyelamatan Satwa dikawasan Petungsewu Kabupaten Malang. Saat itu beliau menangani hampir semua satwa liar yang terancam punah dari mulai wilayah barat sampai timur Indonesia menyerupai burung, reptil, dan mamalia menyerupai orang utan, siamang dan monyet.

Baru kemudian pada tahun 2004 Yanti pindah ke Sumatera untuk menjadi pegawai negeri sipil di Kementrian Kehutanan dan mulai menangani mamalia besar menyerupai Orangutan, Gajah, Harimau, Tapir dan Beruang.

Kisah-kisah Penyelamatan Harimau 

Aksi Penyelamatan Harimau oleh Yanti  Musabine
Hingga kini, telah belasan nyawa Harimau Sumatera yang berhasil ditolong Yanti. Namun demikian, terdapat beberapa cerita evakuasi yang paling membekas pada dirinya. Seperti ketika upaya evakuasi Harimau pertama kali yang ia lakukan pada tahun 2007. Saat itu Harimau berhasil diselamatkan meski dengan peralatan sangat terbatas tanpa dukungan fasilitas. Yanti hanya memakai obat bius tanpa alat suntik bius maupun syringe. “Pembiusan dilakukan suntik langsung” , kenangnya masih membekas. Kemudian ia beri nama Harimau yang terkena jerat pemburu tersebut dengan nama Putri.

Lain halnya dengan cerita evakuasi Harimau di tahun 2011. Saat itu Yanti harus menyelamatkan Harimau yang terkena jerat pemburu di sebuah Hutan Produksi Air RAmi di Kabupaten Muko Muko Bengkulu. Untuk mencapai lokasi penyelamatan, Yanti harus menempuh dengan kendaraan beroda empat selama 1 hari dan disambung dengan jalan kaki selama 2 hari. Meski jauh lokasi yang harus ditempuh namun Harimau masih bisa terselamatkan walau satu kaki harus ia amputasi di Hutan.

Pada tahun 2014, sekarang Yanti kembali harus menemui kondisi sangat sulit alasannya Ia harus menyelamatkan Harimau Sumatera yang bersembunyi di semak-semak dan dalam kondisi terjerat oleh kawat seling pemburu. Walau bebas Kaki Harimau tersebut masih terjerat kawat.

Tahun 2015, Yanti menyelamatkan Giring, seekor Harimau yang masuk ke perkebunan penduduk di Kabupaten Seluma Bengkulu. Karena sudah renta dan posisinya digantikan pejantan gres dan dominan, Giring harus pindah jalur jelajah di sekitar Perkebunan karet dan Sawit.

Giring diduga pernah memangsa insan sehingga Giring tidak diperbolehkan dilepas lagi di alam liar. Walaupun demikian Yanti berkeyakinan bahwa Harimau tidak akan memangsa insan kecuali dalam kondisi terdesak.

Baca juga :
aksi evakuasi harimau paling berani yang mencuri perhatian dunia

Harimau hanya menyerang alasannya terpaksa

Yanti Musabine ketika menyelamatkan Giring dengan Menyeberangi Sungai Seblat  Mengenal Yanti , Perempuan Penyelamat Harimau Sumatera
Yanti Musabine ketika menyelamatkan Harimau Sumatera

Menurut Yanti, Harimau memang buas tetapi tidak jahat kepada manusia. Harimau yakni binatang yang penuh toleransi. Harimau tidak akan menyakiti insan tanpa alasan. Dan dari cerita teman-teman dilapangan, seringkali Harimau memberi petunjuk kepada mereka untuk mencari jalan keluar. Pengalaman beliau sebagai tim rescue sering melihat Harimau di hutan dan tidak pernah terjadi masalah.

Dokter binatang berjulukan lengkap Erni Suyanti Musabine asal Nganjuk kelahiran 14 September 1975 ini selalu menjadi orang pertama yang mendekat ketika terdapat Harimau yang harus diselamatkan dengan tujuan untuk melihat kondisinya, ukuran badannya supaya tidak salah dalam memilih takaran bius.

Berbagai kesulitan yang dihadapi

Yanti Musabine ketika menyelamatkan Giring dengan Menyeberangi Sungai Seblat  Mengenal Yanti , Perempuan Penyelamat Harimau Sumatera
Dokter Hewan Erni Suyanti Musabine dan Harimau Sumatera
 Kondisi sulit lainnya yakni persoalan keuangan alasannya seringkali Yanti harus mengeluarkan biaya sendiri. Maka tak jarang Yanti melaksanakan perjuangan denagan menjadi pembicara seminar, melaksanakan presentasi dan mencari dukungan dana dari pihak luar.

Pernah beliau sekembali dari perjalanan kerja menemukan Harimau yang beliau rawat belum diberi makan selama satu pekan. Yanti selalu menangis apabila beliau mengingatnya. Sehinga beliau harus mencari dukungan untuk Individu, pada siapapun yang bersedia menyumbang atau dengan menjual barang bekas supaya beliau bisa memberi makan Harimau selama satu tahun.

Sementara itu dana dari Pemerintah sangat terbatas dan harus diajukan satu tahun sebelumnya. Hingga ketika inipun, Yanti belum mempunyai akomodasi perawatan Harimau korban konflik dan perburuan dengan layak.
baca juga : Heboh Penampakan Harimau Jawa yang telah punah. 

sumber foto :
https://www.instagram.com/ernisuyantimusabine/
BBC
Unair.ac.id

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Viral! Istri Tukang Ayam Belikan Mobil Mewah Rp 800 Juta untuk Suami
Fahira Idris Donasikan Gajinya

Inspiratif

Mantap! Fahira Idris Donasikan Gajinya Sampai Wabah Corona Diumumkan Berakhir

Inspiratif

Keistimewaan Membaca Al Quran Surat Al Mulk Yang Luar Biasa,

Inspiratif

5 Tahun Lumpuh, Siapa Sangka Wanita Ini Sembuh Saat Menunaikan Haji

Inspiratif

Mengharukan Pengabdian Guru Honorer yang Tidak Punya Tangan

Inspiratif

Cerita Pasien Corona di Malaysia: Saya Sangat Kesakitan dan Mengira Akan Mati

Inspiratif

Ternyata Ibu UAS Pernah Curiga Sang Ustadz Pelihara Jin

Inspiratif

Ratusan Napi Penjara New York Ini Masuk Islam. Alasannyapun Sungguh Mengharukan