Home / Nasional

Rabu, 15 Januari 2020 - 04:36 WIB

Menakjubkan! Ini Bukti Keseimbangan (Simetris) Ayat Al-Quran

Mukjizat terbesar dan teragung itu bernama Al-Quran.

Sekilas mata… kitab suci ini hanya menyerupai teks arab yang tak beraturan dengan makna-makna puistik.

Namun, ini yakni kitab yang menciptakan banyak orang tercengang saat mempelajari dan mendalaminya.

Bagaikan sebuah sumber mata air yang tak pernah habis. Kitab Agung ini terus menciptakan kejutan-kejutan bagi para pemikir dan pencari kebenaran.

Dari sisi saintis misalnya, profesor Maurice Bucaile begitu terhentak pikirannya saat membaca ayat-ayat wacana penciptaan manusia.

Ayat-ayat wacana perkembangan embriologi sangat membuatnya takjub, sebab 1000 tahun yang kemudian tak ada seorang pun yang tahu bagaimana perkembangan tahapan embriologi.

Namun Al-Quran menjelaskannya tahap demi tahap dan sesuai dengan inovasi Ilmu yang gres terjadi 1 kurun terakhir ini.

Dan satu lagi temuan yang mencengangkan nalar kita terhadap Keagungan Al-Quran.

“SIMETRISITAS (Keseimbangan) Kata-kata Dalam AlQuran”

Menakjubkan! Keseimbangan (Simetris) Ayat Al-Quran

 Mukjizat terbesar dan teragung itu berjulukan Al Menakjubkan! Keseimbangan (Simetris) Ayat Al-Quran

Berikut yakni beberapa pola AYATNYA sebagaimana yang dipaparkan oleh seorang Alumni ITB angkatan 2002 beranam Eka Pratama.

1. Dalam Surat Al-Muddatsir ayat 3: وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ

Terjemahan ayat tersebut simpelnya adalah: “dan agungkanlah Tuhanmu“, sedangkan terjemahan yang lebih mumpuninya yaitu: “dan nyatakanlah hanya keagungan Tuhanmu saja

Huruf و dalam bahasa Arab, bekerjsama tidak selalu berarti “dan”. Huruf و sanggup dipakai untuk 21 jenis fungsi, dan salah satunya sebagai isti’naf yaitu untuk memulai kalimat baru. Sehingga ayat tersebut sisanya menjadi berbunyi: رَبَّكَ فَكَبِّر

Ok! Sekarang perhatikan dengan seksama. Kalimat tersebut dimulai dengan abjad ر dan diakhiri dengan abjad ر juga. Huruf kedua yakni abjad ب dan abjad kedua terakhir yakni abjad ب juga. Huruf ketiga yakni abjad ك dan abjad ketiga terakhir yakni abjad ك juga. Dan abjad ف di tengahnya.

Subhanallah! Suatu rangkaian simetris yang hanya terdiri dari 7 huruf. Dalam bahasa Indonesia kita perlu menuliskan “Dan nyatakanlah hanya keagungan Tuhanmu saja“.  Namun Al-Qur’an hanya perlu 7 abjad yang disusun secara sangat elegan.

2. Dalam Surat Ya Sin ayat 40, Allah SWT berfirman,

لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

Terjemahannya: “Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak sanggup mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.

Allah SWT berfirman wacana benda-benda angkasa, dimana masing-masing “berenang”/”melayang”/beredar/berputar pada garis edarnya.

Sekarang perhatikan kata كُلٌّ فِي فَلَكٍ
Perhatikan abjad pertama ك dan bagaimana diakhiri dengan abjad ك juga.
Huruf kedua yakni ل dan abjad kedua terakhir yakni ل juga.
Huruf ketiga yakni ف dan abjad ketiga terakhir yakni ف juga.
Dan di pusatnya ada abjad ي

Sekarang mari kita ilustrasikan:
ك – ل – ف – ي – ف – ل – ك
Pusat dari rangkaian abjad tersebut yakni abjad ي yang merupakan abjad pertama kata berikutnya يَسْبَحُونَ yang artinya mengorbit/berputar.

Subhaanallah! Bukankah ini yakni sebuah rangkatan abjad yang menakjubkan dengan makna yang juga tidak kalah hebatnya.

LANJUT….

Di era modern ini Al-Qur’an sudah sanggup dianalisis struktur linguistiknya memakai komputer. Jumlah total suatu kata tertentu dalam Al-Qur’an sanggup dihitung dengan cepat dan mudah. Perhatikan fakta-fakta berikut:

  • Kata “ad-dunya” (dunia) terhitung sebanyak 115 kali. Dan kata “al akhirat” (akhirat) persis sama sebanyak 115 kali.
  • Kata “malaaikat” (malaikat) terhitung sebanyak 88 kali. Dan begitupun kata “Syayaatiin” (syaitan) sebanyak 88 kali.
  • Kata “al-hayaat” (Kehidupan) terhitung sebanyak 145 kali. Dan begitupun kata janjkematian sebanyak 145 kali.
  • Kata “Ash-shaalihaat” (amal baik) terhitung sebanyak 167 kali. Dan begitupun kata “As-saya-aat” (amal buruk) juga sebanyak 167 kali.
  • Kata “ibliis” (iblis) terhitung sebanyak 11 kali. Dan kata berlindung dari iblis, terhitung sebanyak 11 kali.
  • Frasa “mereka berkata”, terhitung sebanyak 332 kali. Dan kata “Katakanlah”, juga sebanyak 332 kali.
  • Kata “bulan” sebanyak 12 kali 
  • Kata “hari” sebanyak 365 kali

 

PERHATIKAN JUGA STRUKTUR MATEMATISNYA…

Al-Qur’an juga memperlihatkan dahsyatnya struktur matematis yang dimilikinya. Salah satu yang mencolok yakni huruf-huruf initial yang mengawali beberapa surat; menyerupai ق di Surat Qaf, abjad يس di Surat Ya Sin, dan sebagainya. Mari kita perhatikan beberapa pola berikut:

Jumlah abjad ق di Surat Qaf ada 57. 
Dan 57 = 3 x 19. Artinya, 57 yakni kelipatan 19. Sehingga jumlah abjad ق di Surat Qaf merupakan kelipatan 19.

Dan ternyata jumlah abjad ق di Surat Asy-Syura juga ada 57. Jika jumlah abjad ق di kedua surat itu dijumlahkan, 57 + 57 = 114. Dan 114 = 2 x 3 x 19. Kelipatan 19 lagi.

Jumlah abjad ي di Surat Ya Sin ada 237, dan jumlah abjad س ada 48. Jika dijumlahkan, 237 + 48 = 285. Dan 285 = 3 x 5 x 19. Kelipatan 19 lagi.

Jika initial حم yang terdapat pada Surat Al-Mu’min, Surat Al-Fussilat, Surat Asy-Syura, Surat Az-Zukhruf, Surat Ad-Dukhan, Surat Al-Jasiyah, dan Surat Al-Ahqaf, dijumlahkan maka:
Surat Al-Mu’min: terdapat 64 abjad “ha” dan 380 abjad “mim”
Surat Al-Fussilat: terdapat 48 abjad “ha” dan 276 abjad “mim”
Surat Asy-Syura: terdapat 53 abjad “ha” dan 300 abjad “mim”
Surat Az-Zukhruf: terdapat 44 abjad “ha” dan 324 abjad “mim”
Surat Ad-Dukhan: terdapat 16 abjad “ha” dan 150 abjad “mim”
Surat Al-Jasiyah: terdapat 31 abjad “ha” dan 200 abjad “mim”
Surat Al-Ahqaf: terdapat 36 abjad “ha” dan 225 abjad “mim”
Jika kita jumlahkan semua, hasilnya: 2147. Dan 2147 = 113 x 19. Kelipatan 19 lagi.

Initial عسق di Surat Asy-Syura juga tidak terlepas dari ini. Jumlah abjad ع ada 98. Jumlah abjad س ada 54. Jumlah abjad ق ada 57. Jika dijumlahkan, 98 + 54 + 57 = 209. Dan 209 = 11 x 19. Kelipatan 19 lagi.

Begitu pun initial كهيعص di Surat Maryam. Terdapat 137 abjad “Kaf”, 175 abjad “Ha”, 343 abjad “Ya”, 117 abjad “Ain”, dan 26 abjad “Shad”. Jika dijumlahkan, 137 + 175 + 343 + 117 + 26 = 798. Dan 798 = 2 x 3 x 7 x 19. Kelipatan 19 lagi.

Subhaanallah! Jika Al-Qur’an ini sudah tercampuri tangan manusia, dan contohnya satu abjad ق saja hilang, atau abjad ي hilang, atau abjad lainnya, maka kita tidak akan sanggup menikmati mukjizat kelipatan 19 ini sekarang. 

KEMUDIAN…. perhatikanlah Surat Al-Muddatsir ayat 27-31 berikut ini:

“Dan tahukah kau apa Saqar itu?
Ia tidak meninggalkan dan tidak membiarkan,
Yang menghanguskan kulit manusia.
Di atasnya ada sembilan belas (19).
Dan yang Kami jadikan penjaga neraka itu hanya dari malaikat; dan Kami memilih bilangan mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, semoga orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, semoga orang yang beriman bertambah imannya, semoga orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu; dan semoga orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata), “Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Dan Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.”
(QS. Al-Muddatsir: 27-31)

Ini gres beberapa pola saja. Masih banyak lagi contoh-contoh lain yang bertebaran di dalam Al-Qur’an. Dan semakin dalam kita menyelam ke dalam Al-Qur’an, semakin banyak harta karun yang kita temukan. Dan harta karun itu menyerupai tidak ada habisnya. Bagai lautan luas. Dan tampaknya kita tidak mempunyai kapasitas yang cukup untuk memahami semuanya.

(Disadur dari Media Sosial)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ledakan Granat Asap di Monas, Menhan Prabowo: Jangan Tanya Saya

Nasional

Instruksi Presiden Joko Widodo, DKI Jakarta Dipastikan Tidak di-Lockdown

Nasional

Ayat-Ayat Ihwal Yesus (Nabi Isa As) Dalam Al-Qur’an

Nasional

Pilkada 10 Daerah, Ini Nama- nama yang Bakal Diusung Golkar

Nasional

Mendagri Tito Karnavian Beber Kendala Perpanjangan SKT FPI, Ternyata Soal Ini

Nasional

Sembilan Bulan Tak Digaji, Petugas Kebersihan Segel Kantor DLH

Nasional

Rekor Curah Hujan Tertinggi, Ketua IGI: Mereka yang Menghujat Anies Hanya Pembenci

Nasional

Bantah Faktor Kemiskinan, Keluarga: Kakek Ambo Tang Menghilang Sebelum Ditemukan Meninggal