Home / Daerah

Kamis, 16 April 2020 - 05:19 WIB

Daerah Terkendali Covid-19, MUI Sumut: Tetap Shalat Berjamaah di Masjid

Sumut – Majelis Ulama Indonesia atau MUI Sumut sampaikan maklumat terkait pelaksanaan bulan suci Ramadhan tahun 1441 H/2020 M.

MUI Sumut sampaikan maklumat pelaksanaan bulan suci Ramadhan yang dipaparkan Ketua Umum, Prof Dr H Abdullah Syah.

Ketua Umum MUI menyampaikan maklumat bersama Sekretaris Umum, MA Dr H Ardiansyah, Lc MA.

Sekretaris MUI Sumut Dr Ardiansyah MA menyebutkan, berdasarkan hasil rapat Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Utara, Rabu (15/4).

Kemudian berdasarkan Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid-19.

Selanjutnya berdasarkan taushiyah MUI Provinsi Sumatera Utara tanggal 27 Maret 2020 tentang
Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Siaga Darurat Coronavirus Desease (Covid-19) di Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian, pandangan ke-agamaan Komisi Fatwa MUI Sumatera Utara terhadap persoalan ibadah kontemporer pada masa wabah Covid-19.

Dan data perkembangan peta sebaran Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Utara.

Selanjutnya pemaparan dari ahli medis oleh Dr Nuryunita Nainggolan, Sp P(k) yang disampaikan dalam rapat Komisi Fatwa pada hari Selasa tanggal 14 April 2020 di Aula MUI Sumatera Utara.

Baca  Hasil Penelitian Menunjukan Bahwa Membaca al-Quran Setelah Shalat Maghrib dan Subuh Meningkatkan Kecerdasan!

Maklumat Hasil Rapat:

1. Meminta kepada seluruh umat Islam di Sumatera Utara untuk memuliakan bulan suci Ramadhan 1441 H dengan meningkatkan amal ibadah seperti berpuasa, membaca alquran, berzikir, beristiqfar, bershalawat dan berdo’a kepada Allah SWT serta menghidupkan malam Ramadhan dengan melaksanakan shalat Tarawih
dan menjauhkan diri dari perbuatan maksiat.

2. Meminta kepada seluruh umat Islam di Provinsi Sumatera Utara untuk melaksanakan doa qunut nazilah pada setiap shalat fardhu, shalat Jumat dan witir pada shalat tarawih sepanjang bulan Ramadhan.

3. Meminta kepada seluruh umat Islam di Sumatera Utara untuk meningkatkan infak, wakaf dan sedekah serta menyelenggarakan pembayaran zakat harta (mal) dan zakat fitrah ditunaikan di awal bulan Ramadhan untuk membantu meringankan beban kaum muslimin khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

4. Meminta kepada DP. MUI Kabupaten/Kota untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota setempat dalam pelaksanaan ibadah Ramadhan 1441 H di Masjid dengan terus memperhatikan perkembangan peta sebaran covid-19 di wilayah masing-masing.

5. Meminta kepada umat Islam di Sumatera Utara yang masih berada di daerah yang potensi penyebaran Covid-19 masih terkendali (berdasarkan data pemerintah Kabupaten/Kota) untuk tetap melaksanakan shalat fardhu berjamaah, shalat Jumat, dan tarawih berjamaah di masjid dengan wajib mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti:

Baca  Kakek 103 Tahun Menikahi Wanita 30 Tahun; Apa yang Terjadi di Malam Pertama?

Wajib Gunakan Masker

a. Setiap jamaah yang memasuki masjid wajib menggunakan masker, membawa sajadah masing-masing, mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk dan setelah keluar dari masjid.

b. Setiap Badan Kemakmuran Masjid (BKM) wajib menyediakan fasilitas seperti: sabun, hand sanitizer, menggulung ambal/karpet dan secara rutin membersihkan lantai masjid sebelum dan setelah pelaksanaan ibadah shalat berjamaah dan dapat menggunakan dana masjid untuk keperluan dimaksud.

c. Setiap jamaah dianjurkan untuk tidak kontak fisik seperti bersalaman dan berpelukan (sesuai himbauan Pemerintah berkaitan social distancing dan physical distancing) serta tidak berlama-lama di masjid setelah melaksanakan ibadah shalat berjamaah.

d. Kepada imam shalat dan khatib Jumat agar memendekkan isi khutbah serta bacaan ayat Alquran dengan tetap memperhatikan keabsahan shalat dan khutbah sesuai dengan ketentuan syariat.

6. Meminta kepada umat Islam dengan status PDP (Pasien Dalam Perawatan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan) Covid-19 serta yang sedang sakit diharuskan untuk melaksanakan ibadah di rumah sebagai bentuk upaya pencegahan penularan (sadd az-zari’ah).

Baca  Viral Foto Kades di Luwu Timur Gendong Lansia Ambil Bansos

7. Meminta kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang berada di kawasan penyebaran Covid-19 tidak terkendali, atau masjid yang jamaahnya positif terpapar Covid-19. Sementara waktu pelaksanaan shalat Jum’at diganti dengan shalat zuhur di rumah masing-masing dan shalat berjamaah di masjid ditiadakan namun tetap mengumandangkan azan.

8. Menghimbau Kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten, Kota dan Pihak Kepolisian untuk menutup tempat-tempat maksiat, dan menertibkan lokasi yang berpotensi menjadi tempat-tempat maksiat, serta mengawal dengan ketat pelaksanaan social distancing dan physical distancing untuk memutus mata rantai
penyebaran Covid-19.

9. Menghimbau secara khusus kepada pengusaha-pengusaha Muslim di Sumut membantu fakir-miskin dan kaum dhu’afa dengan memperbanyak berinfak dan bersedekah serta hibah demi menyelamatkan kehidupan mereka.

10. Menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi dan mengindahkan imbauan Gubsu untuk tidak mudik ke dalam dan keluar wilayah Sumut.

Silaturrahim dengan keluarga tetap dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan media sosial (medsos) dan video call. (m37)

Share :

Baca Juga

Daerah

Aneh! Sudah Meninggal, Pasien Corona di Bantul Dinyatakan Sembuh

Daerah

Selebaran Berisi Kalimat Menghina Nabi Muhammad dan TNI-Polri Membuat Geger Warga

Daerah

Ngamuk tak Mau Pakai Masker, Bupati Bogor: Memprihatinkan

Daerah

Unjuk Rasa di Jembatan Keera; Poros Palopo-Makassar Lumpuh

Daerah

Geger Ratusan Pedagang Pasar di Gowa dan Makassar Positif Corona

Daerah

Viral, Tak Terima Ditegur Tidak Pakai Masker, Oknum Polisi di Kendari Lawan Petugas

Daerah

Viral Foto Kades di Luwu Timur Gendong Lansia Ambil Bansos

Daerah

Satu Keluarga di Palu Positif Corona Setelah Sang Ayah Pulang dari Ijtima di Gowa