Home / Nasional

Minggu, 7 Juni 2020 - 10:29 WIB

Luhut Tegaskan, RI Memang tak Bisa Lepas dari China

Menjawab tudingan kedekatan Indonesia dengan China yang dianggap berlebihan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa China adalah kekuatan dunia.

“Supaya anak muda tahu, ekonomi Tiongkok ini hampir 18 persen berpengaruh ke ekonomi global. Amerika kira-kira 25 persen. Jadi suka tidak suka, senang tidak senang, mau bilang apapun, Tiongkok ini merupakan kekuatan dunia yang tidak bisa diabaikan,” katanya dalam diskusi virtual, Jumat (05/06/2020).

Baca  Warganet Ramaikan Tagar Kebohongan Baru Saat Pemerintah Mau New Normal

Besarnya pengaruh China terhadap dunia dinilai Luhut sebagai gambaran kepada masyarakat bahwa kerjasama dengan negara itu bisa dijalankan. Apalagi, Indonesia adalah negara yang menganut bebas aktif, sehingga bisa bekerjasama dengan negara manapun.

“Jadi tidak bisa kita musuhin satu (negara), maunya sama ini saja. Dan juga tidak ada alasan kita bermusuhan,” tegasnya.

Baca  Alhamdulillah! Lirik 'Aisyah' Diubah Sesuai Arahan Buya Yahya

Selama ini ada anggapan Luhut begitu berlebihan menjalin kerjasama dengan China. Apalagi, Luhut termasuk yang menyambut positif rencana kedatangan 500 WNA China ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi  Jodi Mahardi mengklaim kehadiran banyaknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia untuk membantu percepatan pembangunan. Ia membantah kehadiran TKA untuk menggeser posisi tenaga kerja dari dalam negeri.

Baca  Jubir: Gugus Tugas Covid-19 Tak Dilibatkan Bikin Kajian Buka Mal hingga Sekolah

“Saya akan bicara apa adanya saja. Rencana kehadiran 500 TKA China sekitar akhir Juni atau awal Juli adalah untuk mempercepat pembangunan smelter dengan teknologi RKEF dari China. Kita harus jujur bahwa dengan teknologi RKEF China mereka bisa bangun secara ekonomis, cepat, dan memiliki standar lingkungan yang baik,” kata Jodi dalam pernyataan resmi akhir Mei lalu. (bl)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi Ingin Berdamai dengan Corona, Anies Ngotot ‘Gembok’ Jakarta: Harus Tegas

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini

Nasional

Desak Anies Baswedan Dimakzulkan, Satyo Purwanto Sebut Massa Kesurupan Atas Dasar Kebencian

Nasional

UAS Soal Tukang Bully; Dilapor Mereka Mencret!

Nasional

KPK Beber Kasus Korupsi yang Jadi Perhatian Jokowi, Libatkan Lintas Negara

Nasional

32 MUI Daerah Desak Jokowi Batalkan Pelonggaran Transportasi

Nasional

Resahkan Warga, Oknum Camat Unggah Video Mesumnya di WA

Nasional

Jumince Sabneno Dibunuh Pacar Raymundus, Ini Motifnya