Home / Nasional

Sabtu, 6 Juni 2020 - 13:41 WIB

Luhut: Pemerintah Cari Format Tepat Rekonsiliasi dengan PKI

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut‎ Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempersiapkan format rekonsiliasi atas kasus-kasus kejahatan hak asasi manusia (HAM) di masa lalu, termasuk beberapa kasus yang melibatkan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Lantaran itulah, Luhut menginginkan agar rekonsiliasi yang dilakukan dapat membongkar berbagai persoalan di masa lalu.

“Rekonsiliasi kita cari nanti format yang pas dengan cara-cara Indonesia. Kita mungkin melihat seperti apa yang ada di Afrika Selatan, perlu membongkar masa lalu yang sudah begitu banyak masalahnya dan sudah begitu lama,” ucap Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2015). ‎

Baca  Video Kyai dan Ulama Bakar Bendera PKI di Halaman Gedung DPRD Sampang

Mengenai proses hukum bagi para pelaku kejahatan HAM, Luhut mengaku juga masih memikirkan format yang paling tepat.

Bagi para pelaku kejahatan HAM yang sudah meninggal, tentunya sulit untuk diproses lebih lanjut. Namun demikian, Menko Polhukam menyatakan rekonsiliasi merupakan upaya yang dilakukan dengan itikad baik dan memperbaiki hubungan generasi yang ada saat ini.

Baca  Aturan Anies dan Luhut Berseberangan, Jubir Pemerintah: Sudahlah Kita Jangan Cari yang Panas

“Kita mencari format yang paling bagus. Seperti yang saya katakan tadi kalau proses hukum orangnya, sudah banyak yang meninggal mau diapakan lagi? Jadi kita hanya melihat masa depan dari anak cucunya jangan sampai dihukum lagi mungkin terhadap peristiwa-peristiwa yang lalu,” urai Luhut.

Luhut kembali menekankan, upaya rekonsiliasi bukan berarti akan berujung pada permintaan maaf. Namun demikian, ia berharap rekonsiliasi dapat membentuk karakteristik masyarakat Indonesia untuk tidak menjadi pendendam.

Baca  Ajakan Menko Luhut: Cintailah Produk-produk Indonesia

“Siapa memaafkan siapa. Saya kira kita ndak boleh menjadi bangsa pendendam, kita harus menjadi bangsa yang berani melihat ke depan menjadi lebih baik. Dan itu kita akan lakukan,” pungkas Luhut Binsar Pandjaitan. (L6) ‎

Share :

Baca Juga

Nasional

Menag Fachrul Razi Dukung Perpanjangan Izin FPI

Nasional

Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek!

Nasional

Nilai Tertinggi SKD CPNS, Ini Nama-namanya

Nasional

Cara Kembalikan Akun WhatsApp yang Dibajak

Nasional

Klarifikasi Deddy Corbuzier soal Podcast dengan Siti Fadilah yang Jadi Sorotan

Nasional

Pengamat Politik Sebut, Manuver Paloh Wujud Kekecewaan Atas Hal-hal Ini

Nasional

500 TKA China Tak Jadi ke Sultra, 3.000 Tenaga Kerja Lokal Bakal Kehilangan Pekerjaan

Nasional

Ilmuwan Lintas Universitas Perkirakan Sudah Ada 32 Ribu Kasus Positif Corona di DKI