Home / Nasional

Senin, 11 Mei 2020 - 07:05 WIB

Luhut Ngotot Indonesia Butuh TKA China, Gerindra: Berhentilah Berpihak Pada Warga Negara Asing

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan Indonesia akan tetap mendatangkan tenaga kerja asing asal China apabila wabah virus corona baru (Covid-19) menurun.

Luhut akan tetap mendatangkan TKA China lantaran sejumlah perusahaan tambang membutuhkan para pekerja China tersebut untuk mengoperasikan industri yang dibangun di Indonesia.

Mantan Kodiklat TNI AD itu mengatakan, meski mempekerjakan TKA China, pemerintah tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal bahkan presentasenya lebih dari 90 persen.

Baca  Bantu Nelayan Terdampak Covid-19, Sandiaga Bagikan Ratusan Paket Sembako dan Masker

Menyikapi langkah Menko Luhut, anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad meminta agar Menko Luhut sadar dengan situasi yang belum stabil saat ini.

“Sebaiknya Pejabat Pemerintah Pusat sadar bahwa mendatangkan TKA dalam suasana pandemik membuat Rakyat ketakutan membawa virus,” ujar Kamrussamad, Senin (11/5).

Pihaknya mendesak pemerintah terutama Menko Luhut agar lebih memprioritaskan masyarakat Indonesia dibandingkan tenaga asing.

Baca  Fadli Zon Semprot Kemenaker Terima 500 TKA China: Negara Ini Milik Siapa?

“Berhentilah berpihak ke warga negara asing, kembalilah ke jalan yang benar membela dan melindungi rakyat sendiri,” paparnya.

Kamrussamad meminta Presiden Joko Widodo untuk dapat bertindak tegas dengan para pembantunya dalam mengeluarkan kebijakan, terlebih hal tersebut membahayakan bagi rakyat Indonesia.

“Presiden Jokowi harusnya bisa menertibkan Menterinya yang selalu menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tandasnya. (Rmol)

Baca  Trump Klaim Punya Bukti Corona Berasal dari Lab Wuhan

Share :

Baca Juga

Nasional

Ditjen Imigrasi Kemkumham Memberikan Izin Tinggal Terpaksa kepada 2.643 WN Tiongkok

Nasional

Jubir Ingatkan Masyarakat tak Kucilkan Orang Bergejala Covid

Nasional

Soal Habib Rizieq, Politisi PDIP: Pak Mahfud MD Jangan Asal Ngomong Dong

Nasional

Inilah Agenda Imsakiyah Untuk 2,7 Juta Kota Di Seluruh Dunia

Global

Gaduh Pernyataan Agnez Mo, Pengamat Nilai Sudah Dipolitisasi

Nasional

Kerja dalam Senyap, Prabowo Sulap RS Kemenhan Jadi RS Khusus Corona

Nasional

Sandi Desak Lockdown: Ekonomi Bisa Dinegosiasikan, Nyawa Tak Diperdebatkan
Sandiaga dukung jokowi

Nasional

Sandi Salurkan Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa Terdampak Covid-19 via KAHMIPreneur