Home / Peristiwa

Selasa, 19 Mei 2020 - 23:07 WIB

Video Kyai dan Ulama Bakar Bendera PKI di Halaman Gedung DPRD Sampang

Sumber gambar: beritajatim.com

Sumber gambar: beritajatim.com

Puluhan Kyai dan Ulama di Kabupaten Sampang membakar bendera Partai Komunis Indonesia (PKI) di halaman kantor gedung DPRD setempat, Selasa (19/5/2020).

Pantaun di lokasi, sebelum pembakaran bendera berlangsung, para Kyai tersebut melakukan hearing dengan unsur pimpinan DPRD membahas tentang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang saat ini santer dibahas.

“Pembakaran bendera partai komunis yang kami lakukan adalah bagian dari kekhawatiran hilangnya salah satu pasal yang ada di dalam Tap MPR nomer 25 Tahun 1966,” terang KH Yahya Hamiddudin, salah satu perwakilan Kyai yang berada di gedung DPRD Sampang.

Baca  Aneh! Bermunculan Gelembung di Sekitar Anak Krakatau Setelah Erupsi

Pihaknya juga menegaskan, jangan sampai paham komunis tumbuh lagi di negara Indonesia. “Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi PKI,” ujarnya.

Menanggapi kedatangan puluhan Kyai dan Ulama, Fadol Ketua DPRD Sampang, menegaskan tidak perlu khwatir akan adanya perubahan UU yang tidak dimasukan dalam sandaran hukum.

“Tap MPRS itu dibuat pada tahun 1966, saat itu MPRS masih lembaga tertinggi, nah sekarang MPRS itu bukan lembaga tertinggi lagi, namun lembaga tinggi, jadi lembaga manapun tidak akan bisa mengubah atau menghapus Tap MPRS itu. Kekhawatiran itu sah sah saja, namun jangan sampai berlebihan,” pungkasnya.[beritajatim]

Baca  Putra Tjahjo Kumolo Positif Mengidap Virus Corona

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Viral! Video PNS yang Lari dari Pengajian Dimarahi Wawali Serang

Peristiwa

Bejat! Seorang Tidak Dikenal Membakar Muadzin Hingga Meninggal

Peristiwa

Video Buaya yang Memangsa Nelayan di Riau Akhirnya Tertangkap

Figur

Kepeleset Di Panggung Miss Universe 2019; Bagaimana Nasib Puteri Indonesia?

Peristiwa

Inna Lillah; Tenaga Medis Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia

Peristiwa

Lecehkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Komika Asal Medan Ditangkap
Kebocoran Data 15 Juta Pengguna

Peristiwa

Kebocoran Data 15 Juta Pengguna, Ini Pengakuan Tokopedia, dan Analisis Ahli

Daerah

Gara-gara Kejar Ceklok, ASN Dilindas Mobil