Home / Politik

Kamis, 9 April 2020 - 07:08 WIB

Klarifikasi Said Didu Sudah Dibaca Luhut, Jubir: Mungkin Memang Kita “rada-rada dungu” Ini Minta Maaf atau Apa?

Perseteruan antara Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu memasuki babak baru.

Setelah menolak minta maaf, Said Didu berkirim surat klarifikasi ke Luhut yang berisi empat poin. Poin pertama meluruskan maksud judul video “Luhut: Uang, Uang, dan Uang di channel YouTube-nya.

Poin kedua berisi penjelasan bahwa pernyataan Luhut hanya memikirkan uang merupakan rangkaian tidak terpisah dari analisa kebijakan pemerintah.

Baca  Tak Gentar Dipolisikan Demokrat, Denny Siregar: Saya Nggak Salah!

Sementara ketiga, meluruskan maksud menyebut sapta marga. Dan di poin terakhir Said Didu menegaskan bahwa apa yang disampaikan itu bukan kepentingan pribadi, melainkan untuk mengkritik aparatur negara agar dalam mengambil kebijakan bisa selalu fokus pada kepentingan rakyat.

Jurubicara Menko Luhut, Jodi Mahardi menegaskan bahwa surat Said Didu sudah dibaca oleh mantan Wantimpres tersebut. “Pak Luhut sudah baca. Tapi tidak ada komentar apa-apa,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (8/4).

Baca  Sudah 7 Jam Diperiksa di Bareskrim, Said Didu Belum Muncul: Ada Apa Nih?

Hanya saja, kata Jodi, dirinya dan Luhut bingung dengan maksud dari surat yang dikirim Said Didu. Sebab tidak tegas menyampaikan permintaan maaf dan hanya sebatas klarifikasi.

“Mungkin memang kita “rada-rada dungu” kalau pinjam istilah Pak Said Didu. Nggak paham suratnya itu, apakah minta maaf atau apa,” ujarnya bertanya-tanya. (Rmol)

 

Baca  Iuran BPJS Dinaikkan, Rocky Gerung: Jokowi Bukan Pemimpim Dalam Keadaan Krisis

Share :

Baca Juga

Politik

Stafsus Presiden Mundur, PKS: Yang Salah Bukan Prajurit Tapi Jenderal

Politik

Ahmad Riza Jadi Calon Wakil, Politikus Gerindra Bela Anies Baswedan

Politik

Putrinya Diolok-Olok, Pihak AHY Siap Laporkan Denny Siregar ke Bareskrim Polri

Politik

Ingin Amien Rais di Barisan, Bima Arya: Jelas Enggak Main-main Ya

Politik

Rizal Ramli: Tunjangan Guru Dipangkas 3,3 Triliun, Stafsus Presiden Dapat Proyek 5,6 Triliun

Politik

Politikus PDIP Henry Lapor Rocky Gerung, Iwan Sumule: Kalah Debat Lapor Polisi, Koplak

Politik

Belva Stafsus Jokowi: Jika Konflik Kepentingan, Saya Mundur Saat Ini

Politik

Pandemi, PDIP Akan Tetap Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno