Home / Nasional

Selasa, 5 Mei 2020 - 23:07 WIB

Ketum PP KB-PII: Menteri Pemberi Izin Masuknya TKA China Harus Direshuffle

Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PP KB-PII) Nasrullah Larada mengecam keras dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk menghentikan masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Indonesia di tengah masa wabah pandemi Covid-19.

Nasrullah mengatakan isu adanya TKA masuk ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19 sangat meresahkan masyarakat. Sebab di saat masyarakat memperketat aturan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan lainnya, tiba-tiba muncul isu masuknya ratusan atau bahkan ribuan TKA ke Indonesia secara bertahap.

Baca  Pelabuhan Merak Tak Jadi Hentikan Layanan untuk Pemudik

Nasrullah menyarankan agar pemerintah mengklarifikasi isu yang telah tersebar dan melakukan investigasi ke lapangan.

“Pemerintah perlu mengklarifikasi tebaran isu tersebar sekaligus melakukan investigasi ke lapangan. Jika ternyata benar ada TKA yang masuk ke Indonesia, Presiden Jokowi harus melakukan tindakan tegas kepada anggota kabinetnya yang memberikan izin tersebut, dan lebih tepat jika dilakukan reshuffle segera.” kata Nasrullah, di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Baca  Soal 500 TKA China, Pengusaha: "Melihatnya Agak Miris dan Sedih"

Nasrullah menilai langkah ini patut dilakukan oleh Presiden, mengingat betapa ketatnya pihak aparat terutama kepolisian dalam menegakkan aturan yang terkait antisipasi penyebaran pandemi Covid-19.

“Bahkan di tengah umat Islam menjalanakan ibadah Ramadhan yang biasanya masjid dipenuhi jamaah, namun kali ini sepi karena sama-sama menghormati aturan protokol pemerintah mengenai pencegahan Covid-19,” tambah Nasrullah.

Baca  Mengapa Jokowi ke Summarecon Mall Bekasi? Tahukah Siapa Pemiliknya?

Nasrullah juga menyayangkan bila ada oknum tertentu yang mengatasnamakan jabatan negara dan membiarkan TKA masuk jika ada oknum tertentu ke Indonesia. Menurutnya, pembiaran TKA masuk ke Indonesia adalah pengkhianatan terhadap NKRI.

“Sangat disesalkan jika ada oknum tertentu yang mengatasnamakan jabatan negara dan justru membiarkan Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk ke wilayah NKRI dengan seenaknya. Jelas ini bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai luhur berbangsa dan NKRI.” pungkasnya. (SI)

Share :

Baca Juga

Luhut pun Banjir Dukungan

Nasional

Said Didu Tolak Minta Maaf, Kubu Luhut: Kita Tunggu Sajalah!

Global

Sandingkan Beijing, Tito Karnavian: Jakarta Sekarang Kayak Kampung

Nasional

Sidang Lanjutan Anak Gugat Ayah, Pintu Maaf Sudah Tertutup

Nasional

PNS yang Pindah ke Ibu Kota Baru Maksimal Berusia 45 Tahun

Nasional

Sri Mulyani Amankan THR dan Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri. Ketua Korpri: Menyumbang Lebih Baik!

Nasional

PLN Membantah Tarif Listrik Naik, Tapi Kenapa Tagihan Melonjak?

Nasional

Besaran Gaji PPPK, Ini Kabar Bahagia dari Menkeu Sri Mulyani

Nasional

Cara Mengajak Buah Hati Kenal Allah Swt Semenjak Bayi