Home / Global

Kamis, 28 November 2019 - 17:00 WIB

Ketika Sondland Dituduh Melakukan Pelecehan

BERITAWAJO.COM, FAJAR.CO.ID — Setelah Sondland menjadi saksi kunci dalam proses pemakzulan Presiden Donald Trump, Duta Besar Amerika Serikat untuk Uni Eropa itu tiba-tiba dituduh melakukan pelecehan seksual.

Ada tiga perempuan asal Portland, Oregon yang menuduh Sondland melakukan perbuatan cabul. Ketiganya mengaku dilecehkan Sondland sekitar 16 tahun lalu, ketika donatur kampanye Donald Trump itu masih duduk sebagai chairman Provenance Hotel, jaringan hotel yang bermarkas di Portland.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Uni Eropa, Gordon Sondland. (Foto: AFP)

Baca  Arab Saudi Hukum Mati 5 Pembunuh Jamal Khashoggi

Media Rusia mengabarkan bahwa pengacara Sondland sudah mengakui kliennya pernah bertemu ketiga pelapor. Namun, dia membantah semua tuduhan.

“Dubes Sondland membantah tuduhan itu sepenuhnya dan berniat mengajukan gugatan (terhadap para penuduh), manajemen mereka, dan pihak lain yang terlibat secepat mungkin,” ujar pengacara tersebut seperti dikutip Sputnik, Kamis (28/11).

Lewat akun media sosial pribadinya, Sondland mengatakan tuduhan tersebut bertujuan untuk memengaruhi penyelidikan terhadap Trump.

Baca  Takut Corona, Iran Batalkan Shalat Jumat Dua Minggu Berturut-turut

Dalam kesempatan pertamanya berbicara di depan Dewan Perwakilan Rakyat AS, Sondland memberikan kesaksian yang cukup memberatkan Trump.

Dia membenarkan bahwa sang presiden menggunakan kewenangannya untuk menekan Ukraina agar menyelidiki kasus korupsi yang berpotensi mencoreng nama calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Baca  Belum Ada Kasus Corona, Presiden Tajikistan Imbau Muslim Tidak Puasa

Share :

Baca Juga

Global

Filipina Lockdown, Duterte: Pembuat Onar Akan Ditembak Mati!

Global

China Akan Bor Minyak di Laut Sengketa, AS dan Australia Kirim Kapal Perang

Global

Ngeri! Putus Mata Rantai Virus Corona, Pejabat Korut Ditembak Mati

Global

Ajak Semua Orang Kembali Pada Tuhan, Trump Tetapkan Hari Berdoa Nasional

Global

Wabah Corona Meluas, Warga AS Antre Beli Senjata. Mereka Panik?

Global

Inggris Kucurkan Rp1,5 Triliun buat Sewa Pesawat Penjemput Warganya di Luar Negeri

Global

Akibat Corona Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi Tahun Ini Hanya 11 Rakaat

Global

Arab Saudi Hukum Mati 5 Pembunuh Jamal Khashoggi