Home / Nasional

Minggu, 16 Februari 2020 - 05:00 WIB

Kerugian Tembus Rp17 Triliun, Tersangka Kasus Jiwasraya Miliki 500 Perusahaan

BERITAWAJO.COM, FAJAR.CO.ID — Penggeledahan kembali dilakukan penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Agung selama dua hari berturut-turut (13-14 Februari). Mereka masih fokus menelusuri aset-aset tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (AJS).

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung Febrie Adriansyah menuturkan, penyidik menggeledah kantor dua perusahaan di Jakarta. “Dua (kantor) itu terkait BT (Benny Tjokrosaputro, Red),” ujar Febrie.


Benny Tjokrosaputro, tersangka kasus Jiwasraya. (INT)

Kejagung membutuhkan waktu untuk menelusuri aset lantaran jumlah perusahaan yang dimiliki Benny tidak sedikit. Diduga, jumlahnya mencapai 500 perusahaan. Penyidik harus memilah mana yang berkaitan dengan perkara tersebut. Menurut Febrie, tidak semua perusahaan tersebut memakai dana dari hasil kejahatan Jiwasraya.

Hingga saat ini Kejagung telah menetapkan enam tersangka. Selain Benny yang merupakan komisaris PT Hanson International, tersangka lain adalah Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat dan Direktur PT Maxima Integra Group Joko Hartono Tirto. Lalu, mantan Dirut PT AJS Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan Hary Prasetyo, serta mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Syahmirwan.

Selain perseorangan, Febrie menyatakan, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka korporasi. “Bisa, berpotensi. Makanya, tahapan ini kita selesaikan enam berkas untuk memetakan selain enam ini siapa lagi yang terlibat,” ujar Febrie.

Sementara itu, jumlah dugaan kerugian kasus Jiwasraya bertambah setelah melalui penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Febrie mengungkapkan, perkiraan kerugian kini sudah menembus angka Rp 17 triliun. Namun, jumlah tersebut masih bisa bertambah lantaran ada jumlah transaksi yang masih ditelusuri Kejagung bersama BPK serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Penelusuran juga dilakukan untuk rekening-rekening yang diduga terkait. Ada 800 rekening yang telah diblokir, termasuk rekening saham milik perusahaan. Kejagung menerima permintaan pembukaan blokir rekening dari sejumlah pihak karena berpengaruh pada jalannya investasi mereka. Kurang lebih sudah ada komplain yang masuk dari 70 pihak.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Share :

Baca Juga

Nasional

Politikus PDIP Polisikan Novel, Pengacara: Dewi Tanjung Sedang Pertontonkan Fitnah Keji

Nasional

Pilpres 2024, Ari Junaedi: Akan Nyaman di Kubu Anies

Nasional

Haerul Rakit Pesawat Terbang, Ini Perintah KASAU untuk Lanud Hasanuddin

Nasional

PA 212 Rencana Reuni di Monas, Respons Istana Begini

Nasional

Gambar Animasi Tema Ramadhan

Nasional

Rekening Kasino Pejabat Daerah, Wakil Ketua MPR: PPATK Kenapa Diam

Nasional

Tampik Isu Hubungannya Renggang, Surya Paloh: InsyaAllah Pak Jokowi Datang

Nasional

Ditemui Bamsoet, Raja Salman Janji Tambah Kuota Haji Indonesia