Home / Nasional

Senin, 1 Juni 2020 - 19:07 WIB

Kepala BPIP Sesalkan Masyarakat Salahkan Pemerintah Terkait Pandemi, Bahkan Sampai Bahas Pemakzulan Presiden

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan dampak ekonomi karena pandemi Covid-19 telah menimbulkan krisis sosial di tengah masyarakat. Ironisnya, banyak masyarakat yang selalu menyalahkan pemerintah saat pandemi Corona.

Yudian menyesalkan, banyak masyarakat yang justru menyalahkan pemerintah dalam penanganan Covid-19 sekaligus merasa menjadi orang yang paling benar. Hal itu disebabkan salah satunya oleh gelombang PHK akibat dari dampak ekonomi.

“Yang paling terdampak langsung dari kita ini adalah ekonomi. Banyak PHK dan sebagainya. Selanjutnya apa? Di sini akan menimbulkan krisis sosial, jadi ada upaya-upaya di bawah itu yang seperti tidak sabar, seperti merasa paling mampu jadi menyalahkan pemerintah,” kata Yudian dalam siaran langsung di TVRI, Senin (1/6/2020).

Baca  Waduh! Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa, Dikarantina Terkait Virus Corona

Bahkan, Yudian turut menyoroti ihwal adanya pembahasan mengenai pemakzulan. Akan tetapi, Yudian tidak menyebut secara gamblang soal pembahasan pemakzulan mana yang dimaksud. Namun, menurutnya pembahasan mengenai pemakzulan tidak perlu sampai diadakan.

“Bahkan sampai mohon maaf saya ini, ada rencana sampai membahas tentang impeachment. Ini kan sebetulnya tidak perlu. Mengapa? Karena pemerintah sudah melakukan berbagai langkah. Jadi siapapun yang memimpin itu juga akan mengalami hal yang sama,” kata Yudian.

Baca  Jokowi Setelah Tes Corona; "Hasilnya Tanyakan Ke yang Ngetes"

Sebagaimana diketahui, belakangan ramai soal pembahasan pemakzulan ialah melalui Diskusi mahasiswa “Constitutional Law Society” (CLS).

Diskusi yang rencananya digelar pada tanggal 29 Mei 2020 dengan tema “Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan” batal dilaksanakan. Pembatalan ini dilakukan dengan alasan keamanan.

Berkaitan dengan hal itu, Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan diskusi yang diselenggarakan oleh mahasiswanya tersebut.

Baca  Pengamat: Kritikan Tanpa Bukti, Justru Datangkan Simpati untuk Anies Baswedan

Sebelumnya, diskusi yang rencananya diadakan oleh CLF FH UGM tersebut berdampak adanya serangkaian teror dan ancaman yang ditujukan kepada mahasiswa dan keluarga sebagian mahasiswa panitia diskusi.

Tidak hanya menyasar panitia penyelenggara, teror juga ditujukan kepada pembicara, moderator dan narahubung dari diskusi tersebut. (bl)

Share :

Baca Juga

Anies Baswedan Dicaci di Indonesia

Nasional

Anies Baswedan Dicaci di Indonesia, Dipuji di Luar Negeri Sejajar dengan Gubernur New York

Nasional

Tidak Ada Unggahan Duka Jokowi untuk Djoko Santoso, Adhie Massardi: TNI Memang Lebih Dekat ke Rakyat

Nasional

Bandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno, Sukmawati Kembali Bikin Heboh

Nasional

Rizal Ramli Ingatkan Jokowi: Nyawa Lebih Penting dari Proyek!

Nasional

Waketum MUI: DPR Sudah Singa Ompong Bagaikan Singa Tua

Nasional

PLN Membantah Tarif Listrik Naik, Tapi Kenapa Tagihan Melonjak?

Nasional

Narasi Soal Ujian CPNS Panjang, Waktu Terkuras Membaca Soal

Nasional

Jumince Sabneno Dibunuh Pacar Raymundus, Ini Motifnya